Namun, ia menyayangkan bahwa meskipun telah ada satgas dan upaya keras, perjudian masih belum sepenuhnya berhenti.
Ma'ruf menyebutkan bahwa diperlukan edukasi berkelanjutan untuk mengatasi sifat buruk manusia yang seringkali menjadi hambatan utama dalam pemberantasan perjudian.
Baca Juga: Polri Dalami Keterangan Benny Rhamdani Terkait Dugaan Pengendali Judi Online Berinisial T
"Kita fahal antum muntahun? Nggak berhenti-henti, bahkan sudah ada satgas juga masih belum berhenti juga, kenapa? Karena ketika dipanggil itu tidak menyahut, karena ada sifat basyariyah yang buruk, maka perlu ada edukasi secara terus menerus," imbuhnya.
Dengan penekanan pada pentingnya peran serta masyarakat dan pemerintah dalam memberantas judi online, Wapres Ma'ruf Amin berharap upaya ini dapat membawa perubahan nyata dan menghentikan praktik perjudian di Indonesia. (***)
Artikel Terkait
Warga Pondok Aren Tersenyum Bahagia, Rumah Tidak Layak Huni Berubah Jadi Hunian Nyaman
Kecelakaan Maut di Tol Cipali Renggut Nyawa Direktur Pascasarjana Unpam, Wali Kota Tangsel Berduka
Wakil Wali Kota Tangsel Tekankan Pentingnya Program Bedah Rumah untuk Kurangi Ketimpangan Sosial
Benyamin Davnie Ajak FPMT Tangsel Jadi Agen Perubahan dan Inovasi
Menkominfo Budi Arie Setiadi: Judi Online Ancaman bagi Keharmonisan Keluarga