Palangka Raya, bidiktangsel.com - Menteri Agraria dan Tata Ruang/Kepala Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN), Agus Harimurti Yudhoyono (AHY), resmi membuka Borneo Forum ke-7 di Swissbel Hotel, Palangka Raya, Kalimantan Tengah.
Acara yang diselenggarakan oleh Gabungan Pengusaha Kelapa Sawit Indonesia (GAPKI) ini mengusung tema "Jaminan Investasi yang Aman untuk Pembangunan Kebun Kelapa Sawit Berkelanjutan".
Dalam pidatonya, Menteri AHY menekankan pentingnya kolaborasi antara GAPKI dan pemerintah untuk mendorong pertumbuhan ekonomi masyarakat melalui peningkatan investasi.
Baca Juga: PWI Pusat Tuntaskan Sanksi Dugaan Penyalahgunaan Dana UKW BUMN, Akhiri Kemelut Organisasi
Beliau menggarisbawahi empat faktor kunci dalam menangkap peluang investasi, yaitu kepastian, keamanan, stabilitas, dan keberlanjutan.
"Kami memiliki tugas untuk menjamin kepastian hukum atas tanah. Dengan pembenahan dari aspek fundamental ini, nilai tambah ekonomi akan terasa nyata. Kepastian hukum adalah hal yang mendasar dan sangat penting," ujar AHY.
Pemerintah, khususnya Kementerian ATR/BPN, berkomitmen penuh untuk menciptakan iklim usaha yang kondusif dengan tetap menjaga kelestarian lingkungan dan mengikuti peraturan yang berlaku.
Menteri AHY juga menekankan pentingnya menjaga keseimbangan antara pengembangan industri kelapa sawit dan pelestarian lingkungan.
Baca Juga: Petugas Pantarlih KPU Tangsel Lakukan Coklit di Rumah Wali Kota Tangsel
"Indonesia berkomitmen untuk menjaga lingkungan. Masyarakat membutuhkan penghasilan dan lapangan pekerjaan, dan jutaan pekerja dapat diserap melalui industri perkebunan kelapa sawit. Namun, kita tetap menggunakan teknik yang melindungi alam dan bumi kita," tambahnya.
Gubernur Kalimantan Tengah, Sugianto Sabran, dalam sambutannya, mengajak para pengusaha untuk bekerja sama dalam memerangi kemiskinan dan ketertinggalan di daerah tersebut, terutama di sekitar hutan kelapa sawit.
"Kemiskinan bisa diselesaikan jika para pengusaha membuka diri dan berbagi dengan masyarakat melalui pengelolaan kebun-kebun plasma," tegasnya.
Ketua Umum GAPKI, Eddy Martono, juga menyampaikan upaya para pengusaha dalam meningkatkan ekonomi masyarakat dengan melakukan peremajaan pada perkebunan kelapa sawit.
Artikel Terkait
Helmy Halim Terima Surat Tugas dari DPP Demokrat untuk Pilwalkot Tangerang
Meningkatkan Akses Pendidikan di Tangsel: 5.000 Siswa Terima Bantuan Biaya Personal
Pameran Kriya Kecamatan Setu 2024: Bukti Kemajuan Ekonomi Kreatif dan Potensi Besar
Hibah BMN Dirjen Cipta Karya untuk SPAM di Lebak: Meningkatkan Akses Air Bersih bagi Masyarakat
Lebak Siap Gelar FGD Penetapan Geopark Bayah Dome Menuju Geopark Nasional