Jakarta, 8 Januari 2024 - Calon presiden nomor urut 2 Prabowo Subianto mengatakan bahwa kekuatan militer penting untuk menghindari intervensi dari negara lain.
Hal tersebut disampaikan Prabowo dalam debat capres ketiga yang digelar di Istora Senayan, Jakarta, Minggu (7/1).
Prabowo mengatakan, tanpa kekuatan militer, sebuah bangsa akan mudah dilindas oleh negara lain.
Baca Juga: Prabowo Keluhkan Anggaran Kemenhan Ditolak Sri Mulyani
Ia mencontohkan Palestina yang dilindas oleh Israel karena tidak memiliki kekuatan militer yang memadai.
"Tanpa kekuatan militer, sejarah peradaban manusia mengajarkan bahwa bangsa itu akan dilindas seperti di Gaza sekarang ini," kata Prabowo.
Prabowo juga mengatakan bahwa kekuatan militer penting untuk menjaga kedaulatan negara.
Ia menilai, Indonesia tidak perlu khawatir soal intervensi dari negara lain karena memiliki kekuatan pertahanan yang tinggi.
"Indonesia tidak pernah mengalami gagal hutang dan punya kekuatan pertahanan yang tinggi," kata Prabowo.
Baca Juga: Prabowo Sentil Anies soal Peran Indonesia di Hubungan Internasional
Prabowo juga menyampaikan bahwa ia akan meningkatkan anggaran pertahanan jika terpilih menjadi presiden.
Ia menilai, anggaran pertahanan yang saat ini sebesar Rp700 triliun masih belum cukup untuk menjaga kedaulatan negara.
"Anggaran pertahanan harus ditingkatkan menjadi 1-2 persen dari PDB," kata Prabowo.
Artikel Terkait
Posko Kesehatan Dinkes Kota Tangerang Siap Layani Warga Terdampak Banjir
Rekayasa Lalu Lintas Jembatan Cisadane, Pemkot Tangerang Minta Maaf, Ini Jalur Alternatifnya
Revitalisasi Jembatan Cisadane Rampung, Presiden Jokowi Akan Resmikan
Anies Baswedan Sindir Kemenhan Dibobol Hacker, Sebut Anggaran Rp700 Triliun Tak Tepat Sasaran
Ganjar: IKN Nusantara Pusat Gravitasi, Pertahanan Indonesia Harus Masuk Wilayah 5.0