Jakarta, bidiktangsel.com - Presiden Joko Widodo memimpin rapat internal membahas dampak El Nino di Istana Merdeka, Jakarta, Selasa (3/10/2023).
Rapat dihadiri oleh para menteri dan pimpinan lembaga terkait.
Dalam rapat tersebut, Kepala Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) Dwikorita Karnawati menjelaskan bahwa El Nino akan berlangsung hingga akhir tahun 2023.
Dampak El Nino di Indonesia antara lain kekeringan, kebakaran lahan gambut/hutan, ancaman kesehatan dan kegagalan panen, kenaikan harga pangan, dan menurunnya kesejahteraan rakyat.
Baca Juga: Bupati Lebak Resmi Buka Lebak Outfest Sawarna Karst Festival 2023
Presiden Jokowi menginstruksikan seluruh kementerian dan lembaga serta pemerintah daerah untuk bekerja sama mengatasi dampak El Nino.
KLHK, BRIN, dan BNPB akan bekerja sama dengan TNI dan Polri untuk melakukan TMC (Teknologi Modifikasi Cuaca) di wilayah yang sudah rawan kekeringan dan kebakaran.
Pak Basuki melaporkan bahwa kondisi persediaan air di seluruh waduk, bendungan, dan embung masih aman.
Menko Perekonomian Airlangga Hartarto melaporkan bahwa persediaan pangan, terutama beras, cukup hingga tahun depan.
Baca Juga: Cuaca Cerah Berawan di Tangerang Selatan, Suhu 26-32 Derajat Celcius
Presiden Jokowi juga menginstruksikan pemberian bantuan sosial beras 10 kg/bulan untuk 21 juta keluarga penerima bantuan selama 4 bulan, yaitu September-Desember 2023.
Anggaran tambahan untuk bantuan sosial tersebut akan disediakan oleh APBN.
Presiden Jokowi menekankan bahwa seluruh kementerian dan lembaga serta pemerintah daerah harus fokus mengatasi dampak El Nino. Tidak boleh ada kerja sendiri-sendiri.
"Kita berpengalaman dan berhasil menghadapi El Nino pada tahun 2015 dan 2019. Kita harus siap dan belajar dari keberhasilan yang lalu," kata Presiden Jokowi.
Artikel Terkait
Wali Kota Tangsel: Calvin Institute of Technology Jadi Kebanggaan Kota
Wali Kota Tangsel: Peringatan Maulid Nabi Momentum Tingkatkan Iman dan Taqwa
Pemkot Tangsel Gelar Gebyar Bulan Pemuda
Kontes Keindahan Ayam Kate Meriahkan HUT Kabupaten Tangerang
Tangerang Terima Bantuan 125 Unit PJUTS untuk Pengurangan Emisi Karbon