Soal keuntungan Rp 3 miliar itu, ada harapan semoga uangnya diputar kembali untuk pengembangan modal pelayanan air kepada masyarakat. Kendati pada akhirnya akan ada pembagian hasil kepada pemegang saham baik kepada Pemkot Tangsel dan ke PSM.
“Kami mengharapkan keuntungan itu untuk modal kita kedepan, tapi kita juga akan memberikan sharing kepada Pemkot Tangsel. Keuntungan BUMD bukan dilihat dari provitnya tapi dilihat dari seberapa besar BUMD ini bermanfaat bagi masyarakat dan bisa membantu masyarakat dalam hal kebutuhan terpenting target RPJMD Walikota. Itu yang paling utama. Insya allah tercapai terutama di dalam pelayanan air minum. 2021 kita bisa mencapai target 100 persen,” ujar Dudung. (Humas-Kominfo)