Pondok Aren - Tanggul jebol di kali Serua yang menggenangi jalan dan perumahan masyarakat di Kelurahan Pondok Kacang Timur Kecamatan Pondok Aren mulai diperbaiki agar banjir tak terjadi lagi dan perbaikan turap dilakukan masih sebatas bagian yang jebol di dua sisi saja.
Dari pantauan media bidiktangsel.com, terlihat sejumlah petugas dari Dinas Bina Marga dan Sumber Daya Air (DBMSDS) Kota Tangsel sedang membersihkan puing-puing bekas runtuhan tanggul yang jebol.
Sebelumnya petugas telah membendung tanggul yang jebol dengan karung berisi pasir dan sudah dimasukkan kedalam sebuah berbohong yang terbuat dari kawat besi.
"Perbaikan ini hanya pada tanggul disisi Jalan Dr. Setia Budi, yang berada di samping Perumahan Pondok Maharta saja. Sedangkan tanggul yang jebol didekat lahan kosong, perbaikannya segera menyusul," kata Ade Suprizal, Kabid. Sumber Daya Air DBMSDA Tangsel.
Menurutnya, penanganan tanggul untuk sementara dibendung dengan karung berisi pasir, jika sudah dibangun turap tidak difungsikan lagi.
"Itu sementara, kalau perbaikan sudah selesai akan dibongkar lagi," ujarnya.
Sementara itu, Kepala DBMSDA Kota Tangsel, Retno Parwati membenarkan terkait penanganan tanggul yang jebol di Pondok Maharta.
Menurutnya, penanganan yang dilakukan SKPD yang dipimpinnya itu merupakan bentuk penanganan darurat yang sifatnya sementara.
"Bidang SDA sudah action di lapangan, penanganannya dalam bentuk penambahan dengan menggunakan Bronjong dan karung diisi pasir," ujar Retno menambahkan.
Terkait penanganan selanjutnya, Kepala DBMSDA Kota Tangsel, Retno Parwati mengaku bakal melakukan penambahan permanen, hanya saja penanganan ini bisa dilakukan setelah cuaca benar-benar mendukung.
Ketika dikonfirmasi, Plt. Camat Pondok Aren, H. Makum Sagita menerangkan perbaikan tanggul dilakukan sejak air dari anak kali Angke itu sudah surut.
"Ketika mendapat laporan dari warga, kami langsung ke lokasi dan melaporkan kejadian ini ke Kepala DBMSDA untuk segera diperbaiki, saat ini sedang dikerjakan," kata H. Makin Sagita.
Pemkot Tangsel telah melayangkan surat resmi kepada pimpinan Balai Besar Wilayah Sungai Ciliwung Cisadane (BBWSCC).
Langkah itu ditempuh menyusul meluapnya anak Kali Angke hingga membuat ratusan rumah dari tiga perumahan yakni Pondok Maharta, Pondok Kacang Prima, dan Regency Bintaro serta Kampung Bulak terendam pada Sabtu (27/8-2016) malam lalu.