Baca Juga: Desil Bansos Berubah, Pedagang Kecil hingga Mahasiswa Bisa Terdampak? Ini Penjelasan BPS
“Kami berharap forum ini tidak berhenti sebagai kegiatan seremonial atau diskusi saja. Harus ada tindak lanjut yang konkret, terukur dan berkelanjutan sehingga pelaku UMKM bisa merasakan manfaatnya secara langsung,” ujarnya.
Menurutnya, jaringan dunia usaha yang dimiliki KADIN dapat menjadi salah satu penghubung bagi UMKM untuk memperluas relasi bisnis, menemukan calon mitra, serta membuka peluang pasar baru.
“KADIN memiliki jejaring dunia usaha yang dapat menjadi jembatan bagi UMKM untuk bertemu dengan calon mitra, membuka peluang pasar dan membangun kerja sama. Karena itu, kami siap bersinergi dengan Pemkot Tangsel agar potensi UMKM yang besar ini dapat berkembang secara lebih terarah,” kata Mizz.
Forum Penguatan Ekosistem UMKM Tangsel Entrepreneur Hub 2026 turut dihadiri Ketua KADIN Kota Tangerang Selatan Marhadi, SE., MM., Komisi II DPRD Tangsel, Badrusalam, S.Sos.I., Kepala Dinas Koperasi dan UKM Tangsel Bachtiar Priyambodo, Kepala Dinas Pariwisata Tangsel Mohamad Ervin Ardani, serta perwakilan perbankan, pelaku UMKM, komunitas dan mahasiswa.
Baca Juga: Pabrik Baterai EV Mulai Beroperasi, Mobil Listrik Bakal Makin Murah?
Keterlibatan KADIN dalam forum tersebut menjadi bagian dari upaya mempertemukan pemerintah daerah, pelaku UMKM dan jaringan dunia usaha dalam satu ekosistem kolaborasi.
Melalui kolaborasi tersebut, akses UMKM terhadap pasar, pembiayaan, teknologi, jejaring bisnis dan peluang pengembangan usaha diharapkan semakin terbuka.
Penguatan ekosistem secara berkelanjutan diharapkan dapat mendorong UMKM Tangerang Selatan berkembang menjadi usaha yang lebih produktif, adaptif dan berdaya saing.
(***)