Baca Juga: Pilar Saga: Generasi Muda Jadi Kunci Masa Depan Pembangunan Tangsel
“Jangan sampai guru ngaji ditinggalkan oleh masyarakat. Jangan sampai masyarakat tidak lagi membutuhkan kehadiran guru ngaji, karena kalau itu terjadi, nilai-nilai religius di Tangerang Selatan bisa semakin terkikis,” kata Pilar.
Pernyataan tersebut menunjukkan bahwa penguatan pendidikan keagamaan tidak hanya ditempatkan sebagai tanggung jawab pemerintah, tetapi menjadi kepentingan bersama masyarakat.
Insentif Guru Ngaji Berpeluang Ditingkatkan
Pilar juga membuka peluang agar dukungan terhadap kesejahteraan guru ngaji dapat terus ditingkatkan pada masa mendatang.
Namun, peningkatan tersebut menurutnya tetap berkaitan dengan dukungan DPRD serta kemampuan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD).
“Kita harus terus berupaya agar insentif guru ngaji bisa lebih baik lagi. Mudah-mudahan ke depan, dengan dukungan DPRD dan kemampuan APBD, kesejahteraan para guru ngaji juga bisa terus meningkat,” ujarnya.
Pemkot Tangsel berharap penguatan peran guru ngaji dapat berjalan beriringan dengan peran orang tua dan masyarakat. Tujuannya bukan hanya menghasilkan generasi yang memiliki kemampuan akademik, tetapi juga mempunyai iman, akhlak dan karakter yang kuat.
Dengan demikian, keberadaan guru ngaji di tengah masyarakat dinilai tetap relevan untuk menjadi salah satu bagian dari upaya menghadapi tantangan pendidikan karakter di era digital.
(***)
Keyword utama: Guru Ngaji Tangsel
Keyword turunan: insentif guru ngaji Tangsel, Pemkot Tangsel, Pilar Saga Ichsan, Tangerang Selatan Mengaji, guru ngaji Tangerang Selatan, pendidikan karakter anak Tangsel, insentif guru ngaji 2026.
Meta description: Pemkot Tangsel memperkuat peran guru ngaji dalam pendidikan karakter generasi muda. Pilar Saga Ichsan menyebut insentif guru ngaji penting dan berpeluang ditingkatkan sesuai kemampuan APBD.
SEO/GEO angle: Fokus berita pada kebijakan dan pernyataan pejabat: Pemkot Tangsel memperkuat peran guru ngaji melalui dukungan insentif untuk pendidikan agama dan pembentukan karakter generasi muda di era digital.