info-tangsel

Pemkot Tangsel Perkuat Peran Guru Ngaji, Insentif Disiapkan untuk Jaga Karakter Generasi Muda

Kamis, 20 Agustus 2026 | 19:57 WIB
Para pengajar ilmu agama juga memiliki posisi strategis dalam menanamkan nilai keimanan, ketakwaan, serta akhlak kepada anak-anak.

Bidiktangsel.com — Pemerintah Kota Tangerang Selatan (Pemkot Tangsel) mendorong penguatan peran guru ngaji dalam membentuk karakter dan moral generasi muda di tengah derasnya arus informasi digital.

Wakil Wali Kota Tangerang Selatan, Pilar Saga Ichsan, menilai keberadaan guru ngaji tidak sebatas mengajarkan kemampuan membaca Al-Qur’an. Para pengajar ilmu agama juga memiliki posisi strategis dalam menanamkan nilai keimanan, ketakwaan, serta akhlak kepada anak-anak.

Hal tersebut disampaikan Pilar saat menghadiri kegiatan Tangerang Selatan Mengaji Bersama Forum Persatuan Guru Ngaji Kota Tangerang Selatan di Masjid Agung Al-Mujahidin, Pamulang, Rabu (19/8/2026).

Baca Juga: TangselKota - CSIRT Jadi Garda Keamanan Digital, Pemkot Tangsel Siapkan Deteksi hingga Pemulihan Serangan Siber

Menurut Pilar, tantangan pendidikan karakter semakin kompleks karena anak-anak kini memiliki akses luas terhadap media sosial dan berbagai konten internet melalui perangkat digital.

“Kita harus mencerdaskan anak-anak kita supaya generasi ke depan menjadi generasi yang memiliki akhlak mulia, memiliki iman dan takwa, serta menguasai ilmu-ilmu Al-Qur’an. Ini pekerjaan rumah yang tidak mudah,” ujar Pilar.

Guru Ngaji Dinilai Punya Peran Strategis

Pilar meminta peran guru ngaji terus dikembangkan agar pendidikan keagamaan mampu berjalan beriringan dengan perkembangan zaman.

Baca Juga: Tasyakuran HUT RI ke-81 di Tangsel, Benyamin Ajak Warga Rawat Persatuan dan Kepedulian

Ia menekankan, pembelajaran Al-Qur’an perlu dibarengi dengan pembentukan moral dan karakter sehingga anak-anak memiliki bekal menghadapi lingkungan digital yang semakin terbuka.

Menurutnya, tidak seluruh informasi maupun konten yang tersedia di media sosial sesuai dengan usia dan kebutuhan anak.

“Jangan sampai anak-anak kita terpapar hal-hal negatif. Ini bukan hanya tantangan pemerintah atau orang tua, tetapi juga menjadi tantangan kita bersama, termasuk para guru ngaji,” tuturnya.

Karena itu, Pilar melihat perlunya kolaborasi antara pemerintah, keluarga, guru ngaji dan masyarakat untuk menciptakan lingkungan pendidikan yang mampu menjaga tumbuh kembang karakter anak.

Baca Juga: Pilar Saga Ichsan Dorong Penataan Utilitas Berkelanjutan, SDABMBK Tangsel Perkuat Pengawasan Kabel Fiber Optik

Pemkot Tangsel Berikan Insentif Guru Ngaji

Sebagai bagian dari perhatian terhadap keberlangsungan pendidikan keagamaan, Pemkot Tangsel memberikan insentif kepada guru ngaji.

Pilar menilai dukungan tersebut penting agar keberadaan guru ngaji tetap mendapat perhatian dan memiliki peran berkelanjutan di tengah masyarakat.

Halaman:

Tags

Terkini