info-tangsel

Pelaku Budaya Betawi Kecewa, LBB Sindir Minimnya Perhatian Anggota Dewan Tangsel

Sabtu, 9 Mei 2026 | 11:35 WIB

Ciputat Timur - Lembaga Budaya Betawi menyampaikan kekecewaan terhadap minimnya perhatian pemerintah dan anggota legislatif terhadap pelaku budaya lokal saat pembukaan acara Gebyar Tradisi Betawi di Lapangan Rempoa, Sabtu (9/5/2026).

Kekecewaan itu disampaikan langsung Ketua LBB, Abd. Karim, dalam sambutannya di hadapan tamu undangan, unsur pemerintah, serta masyarakat yang hadir dalam kegiatan budaya tahunan tersebut.

Dalam pidatonya, Abd. Karim menyoroti kondisi para pelaku budaya Betawi yang dinilai masih kurang mendapatkan perhatian serius, terutama dalam hal dukungan anggaran dan pembinaan dari pemerintah daerah maupun anggota DPRD Kota Tangerang Selatan.

Baca Juga: Gebyar Tradisi Betawi Resmi Dibuka, Benyamin Davnie Siapkan Jadi Kalender Budaya Tangsel

“Anggota dewan kita yang ada di kota ini harus bisa memahamkan wali kota. Sangat miris terhadap perwakilan-perwakilan kami di masyarakat,” ujar Abd. Karim di hadapan peserta acara.

Ia juga menegaskan bahwa pelestarian budaya Betawi seharusnya tidak hanya dilihat dari latar belakang suku seseorang, melainkan dari kesadaran untuk menjaga tradisi dan warisan budaya daerah.

“Walaupun bukan orang Betawi, kalau memiliki kesadaran untuk mengangkat tradisi Betawi tentu kami apresiasi. Tapi kalau tidak punya kesadaran melestarikan budaya Betawi, itu yang kami sesalkan,” katanya.

Menurutnya, banyak pelaku budaya selama ini masih bergerak secara mandiri dengan keterbatasan biaya pribadi demi mempertahankan eksistensi tradisi Betawi di Kota Tangerang Selatan.

Baca Juga: Pilar Saga Tekankan Pembinaan Usia Dini di Kongres PSSI Tangsel 2026

“Dengan keterbatasan, kami bergerak dari kantong sendiri. Mudah-mudahan ke depan aspirasi para pelaku budaya bisa diperhatikan oleh Pemerintah Kota Tangerang Selatan,” ucapnya.

Selain itu, Abd. Karim juga meminta adanya perhatian lebih terhadap para seniman dan budayawan senior yang dinilai telah berjasa menjaga tradisi Betawi selama bertahun-tahun.

“Pelaku budaya kita yang sudah tua-tua butuh perhatian. Seharusnya ada apresiasi kepada mereka,” tambahnya.

Acara Gebyar Tradisi Betawi sendiri berlangsung meriah dengan penampilan kesenian khas Betawi, pertunjukan musik tradisional, hingga kuliner daerah yang disambut antusias warga Ciputat Timur dan sekitarnya.

 

Halaman:

Tags

Terkini