Sementara itu, Perseroda PITS diminta segera berkoordinasi dengan dinas terkait untuk melakukan penyesuaian elevasi penggalian yang tepat.
“Hari ini saya minta semua lubang diuruk kembali dan beton dua hari ini harus sesuai lagi. Sambil menunggu, Perseroda PITS lakukan koordinasi dengan SDA dan instansi terkait untuk elevasi penggalian yang tepat. Saya tunggu hari ini. Kalau tidak, akan kami tindak tegas,” ujar Julham.
Ia juga menyatakan akan memanggil jajaran direksi Perseroda PITS untuk dimintai pertanggungjawaban atas dugaan pelanggaran prosedur tersebut.
Baca Juga: Cerita Guru Honorer di NTT, Ungkap Terima Gaji Rp223.000 dan Nebeng Truk saat Berangkat Sekolah
Hingga berita ini diturunkan, belum ada keterangan resmi dari pihak Perseroda PITS terkait tudingan kurangnya koordinasi dalam pelaksanaan pekerjaan galian tersebut.
(***)