Ciputat, bidiktangsel.com – Pelatihan Jurnalistik dan Literasi Media 2026 digelar di Ballroom Blandongan, Puspemkot Tangerang Selatan, Kamis (12/2/2026).
Kegiatan ini dilaksanakan dalam rangka memperingati HUT ke-13 Tangerang Raya dan Hari Pers Nasional (HPN), dengan melibatkan guru dan aparatur sipil negara (ASN) sebagai peserta utama.
Acara tersebut menghadirkan Ketua Umum Forum Pimred Multimedia, Bernadus Wilson Lumi, sebagai narasumber.
Baca Juga: Pelatihan Jurnalistik 2026 di Tangsel, Ratusan Peserta Padati Blandongan
Dalam pemaparannya, Bernadus menekankan pentingnya pemahaman jurnalistik bagi guru dan ASN di tengah derasnya arus informasi digital.
Menurutnya, literasi media menjadi kebutuhan mendesak, khususnya bagi tenaga pendidik dan aparatur pemerintah yang memiliki peran strategis dalam menyampaikan informasi kepada publik.
“Menulis itu bisa dilakukan siapa saja. Tidak harus melalui pendidikan khusus untuk menjadi penulis. Termasuk wartawan, itu bisa dilakukan oleh siapa saja yang mau belajar dan berlatih,” ujar Bernadus di hadapan peserta.
Ia menjelaskan, bagi guru, keterampilan jurnalistik dapat meningkatkan literasi media siswa. Guru tidak hanya berperan sebagai pengajar materi akademik, tetapi juga sebagai pendidik karakter dan penyampai informasi publik yang benar dan bertanggung jawab.
“Seorang guru tidak serta-merta hanya mengajar di depan kelas. Guru juga menyampaikan nilai, etika, dan cara bersikap kepada masyarakat. Itu bagian dari pendidikan literasi,” katanya.
Sementara itu, bagi ASN, kemampuan jurnalistik dinilai penting dalam menyampaikan kebijakan publik secara efektif, transparan, dan mudah dipahami masyarakat.
Baca Juga: Residu Pencemaran Sungai, Pilar Saga: Fokus Pulihkan Ekologi dan Kesehatan Warga
Dengan pemahaman dasar jurnalistik, ASN diharapkan mampu mengemas informasi resmi instansi menjadi lebih komunikatif tanpa mengurangi substansi.
Bernadus yang mengaku memiliki latar belakang dunia pendidikan sebelum terjun ke jurnalistik, menyebut profesi wartawan dan guru memiliki irisan yang kuat dalam hal edukasi.