Pembangunan Pedestrian Berkelanjutan
Tak hanya fokus pada pengendalian banjir dan preservasi jalan, SDABMBK turut mendorong pembangunan sarana publik yang ramah pejalan kaki.
Pada tahun 2025, pembangunan jalur pedestrian dilakukan di 10 ruas jalan, meliputi Graha Raya Bintaro, Melati Mas, Pamulang Permai, serta revitalisasi pedestrian di Jalan Ciater Raya.
“Pengembangan pedestrian kami lakukan dengan fokus pada keamanan, kenyamanan, dan aksesibilitas bagi seluruh warga, termasuk penyandang disabilitas,” jelas Robbi.
Ajak Masyarakat Jaga Infrastruktur
Dalam keterangannya, Robbi mengingatkan bahwa keberhasilan pembangunan infrastruktur tidak hanya ditentukan oleh pemerintah, tetapi juga kesadaran masyarakat dalam menjaga lingkungan.
“Kami mengimbau masyarakat yang tinggal di sekitar aliran sungai untuk tidak membuang sampah sembarangan serta menghindari pelanggaran bangunan di sempadan sungai. Infrastruktur dibangun pemerintah, namun keberhasilannya sangat bergantung pada kesadaran bersama,” ujarnya.
Menutup paparannya, ia menekankan pentingnya kolaborasi seluruh pihak dalam menjaga fasilitas publik yang telah dibangun.
Baca Juga: Ganti Armada Angkut Sampah, Pemkot Tangsel Pesan Truk Baru Berteknologi Penampung Lindi
“Di usia Tangsel ke-17, ini menjadi momentum bagi kita untuk semakin peduli terhadap lingkungan dan infrastruktur kota. Kalau bukan kita, siapa lagi yang menjaga fasilitas yang telah dibangun untuk kepentingan bersama?” tutupnya.
(***)