info-tangsel

Diduga Pemenang Tender Pengadaan Internet di Tangsel dan Kabupaten Tangerang Satu Grup Usaha

Jumat, 12 September 2025 | 14:52 WIB
Junaidi, Pimpinan Redaksi Bidiktangsel.com Dan Wakil Ketua Umum FPRMI

Oleh : Junaidi Rusli

Serpong, bidiktangsel.com – Transparansi dan akuntabilitas dalam pengadaan barang dan jasa pemerintah kembali dipertanyakan.

Dugaan praktik monopoli tender muncul setelah terungkap bahwa pemenang tender pengadaan internet di Kabupaten Tangerang dan Kota Tangerang Selatan (Tangsel) diduga berasal dari satu grup usaha yang sama.

Di Kabupaten Tangerang, sejak 2021 hingga 2024, proyek pengadaan internet rutin dimenangkan oleh PT Platinum Network Indonesia.

Baca Juga: Mengulik Pengadaan Internet Puluhan Miliar di Tangsel, Titik Hotspot Malah Susah Sinyal

Perusahaan ini bahkan sempat terseret kasus hukum dengan dugaan merugikan negara hingga Rp105 miliar, meski akhirnya kasus dihentikan oleh Kejati Banten tanpa kejelasan publik yang memadai.

Sementara di Kota Tangsel, sejak 2024 hingga 2025, proyek serupa jatuh ke tangan PT Aplika Data Nusantara Selatan.

Hasil penelusuran menunjukkan, baik PT Platinum Network Indonesia maupun PT Aplika Data Nusantara Selatan ternyata masih berada di bawah induk yang sama, yakni PT Aplika Data Nusantara.

Baca Juga: Ledakan Hebat di Pondok Cabe Ilir Tangsel, Belasan Rumah Rusak dan Warga Luka Bakar

Pola Tender Mirip, Harga Nyaris Sama
Menariknya, pola tender dan harga perkiraan sendiri (HPS) yang ditetapkan di Kabupaten Tangerang maupun Tangsel menunjukkan angka yang hampir identik.

Fenomena ini memunculkan dugaan bahwa mekanisme persaingan sehat dalam sistem e-procurement hanya formalitas belaka, sementara pemenang tender seolah sudah diarahkan ke grup usaha tertentu.

Kondisi ini menimbulkan pertanyaan serius:
Apakah Unit Kerja Pengadaan Barang/Jasa (UKPBJ) di dua wilayah benar-benar melakukan verifikasi independen?
Ataukah ada pembiaran sistematis yang membuka ruang monopoli berkedok persaingan terbuka?

Baca Juga: Ahli Waris Nasabah KUR BRI Kecewa, Klaim Pinjaman Tak Dilunasi Meski Debitur Meninggal

 

Halaman:

Tags

Terkini