Serpong, bidiktangsel.com — Program Makanan Bergizi Gratis (MBG) yang diluncurkan Pemerintah Kota Tangerang Selatan sejak Januari 2025 terus berjalan dan kini telah menjangkau lebih dari 40 ribu penerima manfaat.
Layanan MBG yang awalnya difokuskan untuk siswa sekolah dasar, kini turut menyasar kelompok rentan seperti ibu hamil, ibu menyusui, dan balita.
Namun, belum lama ini, program tersebut menjadi sorotan usai beredar laporan dugaan makanan basi di SDN Rawabuntu 03, Serpong.
Dalam video yang diunggah salah satu wali murid, disebutkan bahwa tahu bakso ayam yang dibagikan pada Kamis, 17 Juli 2025, terlihat berlendir dan memiliki aroma tidak sedap.
Menanggapi hal itu, Kepala Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Kota Tangsel, Nindy Sabrina, memastikan bahwa distribusi makanan tetap dilakukan sesuai prosedur keamanan pangan yang ketat.
“Setelah kami telusuri, makanan tersebut dibagikan pagi hari namun dikonsumsi oleh anak-anak di sore hari. Berdasarkan uji organoleptik oleh ahli gizi sebelum distribusi, makanan dalam kondisi aman dan layak konsumsi,” jelas Nindy kepada wartawan, Selasa (29/07/2025).
Pihak sekolah juga telah menunjukkan dokumentasi foto paket makanan MBG yang sebelumnya dibagikan kepada siswa, termasuk menu seperti roti isi telur, sandwich, biskuit, buah, hingga susu.
Bahkan, beberapa siswa yang terbiasa membawa bekal dari rumah disebut memilih tidak mengonsumsi makanan MBG karena tidak sesuai selera.
Nindy mengakui, pentingnya edukasi kepada siswa dan wali murid mengenai batas waktu konsumsi makanan basah, yakni maksimal dua jam setelah pembagian.
Jika ingin dikonsumsi lebih lama, makanan harus disimpan dalam lemari pendingin.
“Kami sudah ingatkan bahwa makanan yang dibagikan sebaiknya langsung dimakan atau disimpan dengan benar. Edukasi ini penting untuk memastikan manfaat MBG dirasakan optimal,” katanya.