Baca Juga: Tangis Balita Jadi Akhir Tragis: Ayah Kandung Tega Aniaya Hingga Tewas di Ciputat Tangsel
Minim Bukti, Klarifikasi Dinilai Tidak Transparan
Meski telah menyampaikan klarifikasi, namun pertemuan ini justru memunculkan keraguan.
Selain dilakukan secara tergesa, pihak sekolah tidak membuka akses terhadap dokumen resmi atau bukti konkret untuk mendukung pernyataan mereka.
Transparansi dan akuntabilitas menjadi sorotan utama dalam kasus ini. Klarifikasi tanpa data bukanlah penyelesaian.
Dalam era digital dan keterbukaan informasi, masyarakat menuntut bukti nyata, bukan sekadar bantahan lisan.
(***)