Baca Juga: Lansia Harus Diberi Kesempatan Berkarya, Bukan Jadi Beban Negara: Seruan Ketua BP Lansia Jakarta
Hal ini tentu berdampak pada kinerja pembangunan dan kepercayaan publik terhadap penggunaan dana daerah.
Oleh karena itu, pernyataan tegas dari Wali Kota untuk melakukan koreksi menyeluruh terhadap asumsi-asumsi anggaran menjadi langkah penting dalam menjaga transparansi dan akuntabilitas pengelolaan APBD.
Evaluasi APBD 2024 Jadi Dasar Penyusunan APBD Perubahan 2025
Pemkot Tangsel memastikan bahwa evaluasi terhadap APBD tahun 2024 akan dijadikan dasar utama dalam penyusunan perubahan anggaran tahun 2025.
Perbaikan-perbaikan tidak hanya dilakukan pada sisi proyeksi keuangan, tetapi juga pada pelaksanaan teknis program di lapangan agar selaras dengan target pembangunan yang telah ditetapkan.
Langkah ini dinilai penting untuk menjaga kesinambungan pembangunan daerah serta menjamin bahwa anggaran daerah benar-benar dimanfaatkan secara optimal, efektif, dan tepat sasaran.
DPRD dan Pemkot Harus Bersinergi
Rapat paripurna kali ini mencerminkan fungsi kontrol DPRD yang berjalan aktif terhadap jalannya pemerintahan daerah.
Kritik yang disampaikan oleh fraksi-fraksi, termasuk soal SiLPA, adalah bentuk tanggung jawab dalam menjaga tata kelola keuangan daerah tetap dalam koridor yang baik.
Komitmen Wali Kota untuk menanggapi secara terbuka dan memperbaiki perencanaan anggaran menunjukkan bahwa sinergi antara legislatif dan eksekutif menjadi kunci penting dalam menciptakan pemerintahan yang transparan, profesional, dan akuntabel. (***)