info-tangsel

Transformasi Digital Pendidikan: SPMB 2025 SD Negeri di Tangsel Siap Dilaksanakan Online

Rabu, 14 Mei 2025 | 09:10 WIB
Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Tangsel, Deden Deni

Ciputat, bidiktangsel.com – Pemerintah Kota Tangerang Selatan (Tangsel) terus mendorong inovasi layanan publik berbasis teknologi.

Salah satu terobosan terbarunya adalah pelaksanaan Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB) 2025 jenjang SD Negeri secara online.

Sistem ini saat ini sedang menjalani tahap uji coba dan dijadwalkan akan mulai diimplementasikan pada tahun ajaran baru mendatang.

Baca Juga: Pemkot Tangsel Gencarkan Operasi Bersih di Pasar Cantik Ciputat: Edukasi Kebersihan dan Pengurangan Sampah Plastik Jadi Fokus

Langkah digitalisasi ini dilakukan untuk menjawab kebutuhan masyarakat akan proses pendaftaran yang lebih mudah, transparan, dan efisien.

Selain itu, penerapan sistem online ini juga diharapkan mampu meminimalisir potensi praktik curang, seperti titip menitip atau penyalahgunaan data pendaftaran.

Diskominfo Tangsel Pastikan Sistem Online Lebih Inklusif dan Akuntabel

Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Kota Tangsel, TB. Asep Nurdin, menyatakan bahwa pihaknya telah mengembangkan aplikasi berbasis web untuk SPMB 2025 SD Negeri.

Baca Juga: Pengukuhan Pengurus DPP IKABAMUS Provinsi Banten: Perkuat Ukhuwah Islamiyah dan Dukung Pembangunan Daerah

Sistem ini merupakan pengembangan dari sistem online yang telah lebih dulu diterapkan untuk jenjang SMP Negeri sejak tahun 2018.

“Kami telah membuat aplikasi agar SPMB 2025 untuk SD Negeri dapat dilaksanakan secara online. Saat ini sistem tersebut sedang kami lakukan uji coba,” ujar Asep, Selasa, 13 Mei 2025.

Asep menekankan bahwa transformasi ini bukan sekadar mengikuti tren digitalisasi, melainkan bagian dari upaya meningkatkan pelayanan publik yang responsif dan adaptif terhadap kebutuhan warga.

Baca Juga: Bupati Dewi Hadiri Rakor Percepatan Program Makan Bergizi Gratis, Pandeglang Fokus Atasi Stunting

“Tujuan utama dari sistem online ini adalah mempermudah akses masyarakat, mempercepat proses pendaftaran, serta meningkatkan efisiensi. Orang tua tidak perlu lagi datang ke sekolah dan mengantre panjang,” jelasnya.

Halaman:

Tags

Terkini