Kabupaten Serang, bidiktangsel.com – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Serang menggelar upacara peringatan Hari Kartini pada Senin, 21 April 2025, yang berlangsung di Lapangan Pendopo Bupati Serang.
Bertindak sebagai inspektur upacara, Asisten Daerah (Asda) III Bidang Administrasi Umum, Ida Nuraida, mengajak seluruh perempuan untuk terus memperjuangkan peran dan kontribusi mereka dalam berbagai bidang kehidupan.
Baca Juga: PNS Kota Tangsel Resah, TPP Desember 2024 Belum Dibayar, Pemkot Diminta Segera Bertindak
Dalam suasana khidmat tersebut, para peserta upacara mengenakan pakaian adat: kebaya bagi perempuan dan busana silat khas Kaserangan bagi laki-laki, sebagai simbol penghormatan terhadap perjuangan Raden Ajeng Kartini.
"Hari Kartini bukan sekadar seremoni tahunan, tetapi momentum refleksi dan aksi nyata bagi perempuan Indonesia," ujar Ida Nuraida dalam sambutannya.
Menurutnya, semangat Kartini adalah tonggak sejarah yang membuka jalan bagi perempuan untuk hadir aktif dalam berbagai lini kehidupan—pendidikan, dunia kerja, hukum, politik, dan pemerintahan.
Baca Juga: Pemkot Tangsel Dorong Efisiensi, Benyamin Ajak UMKM Terus Berinovasi dan Manfaatkan Fasilitas
Ia menegaskan bahwa berkat perjuangan Kartini, perempuan masa kini memiliki kesempatan yang sama dengan laki-laki.
"Tak ada lagi sekat-sekat pembeda. Sekarang tinggal bagaimana perempuan itu sendiri mampu menyeimbangkan perannya—baik sebagai individu yang aktif di luar rumah maupun sebagai sosok penting di dalam keluarga," tambahnya.
Ida juga menyampaikan bahwa semangat Kartini hidup dalam diri setiap perempuan yang berjuang untuk kemajuan.
Baca Juga: Warga Ciputat Antusias Nikmati Trotoar Baru di Pasar Ciputat pada Malam Minggu
Mulai dari pelajar yang giat menuntut ilmu, pekerja dari berbagai profesi, hingga pemimpin, guru, aktivis, seniman, dan inovator yang memberi dampak positif bagi masyarakat.
"Tidak ada kata terlalu muda atau terlalu tua untuk menghidupkan semangat Kartini. Setiap peran yang dijalankan perempuan, sekecil apa pun, punya makna besar dalam menciptakan perubahan," tutur Ida penuh semangat.
Ia pun mengajak seluruh masyarakat untuk terus membuka ruang partisipasi seluas-luasnya bagi perempuan, serta menolak segala bentuk diskriminasi.