info-tangsel

Pemkot Tangsel dan KPK RI Gelar Bimtek Keluarga Berintegritas, Dorong Pencegahan Korupsi dari Lingkup Keluarga

Kamis, 27 Februari 2025 | 11:38 WIB
Bimbingan Teknis (Bimtek) Keluarga Berintegritas

Ciputat, bidiktangsel.com – Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) RI berkolaborasi dengan Pemerintah Kota Tangerang Selatan (Tangsel) menggelar Bimbingan Teknis (Bimtek) Keluarga Berintegritas di Aula Blandongan, Pusat Pemerintahan Kota Tangsel.

Acara ini bertujuan menanamkan nilai-nilai integritas dalam keluarga sebagai upaya membangun lingkungan antikorupsi sejak dini.

Baca Juga: Pekan Olahraga dan Seni Pesantren Kota Tangerang Selatan Resmi Ditutup, Sekda Harapkan Keberlanjutan

Dalam kegiatan ini, Tim KPK RI yang diwakili oleh Frismon Wongso menekankan pentingnya peran keluarga dalam pengawasan pejabat yang menjabat di lingkungan pemerintahan.

“Kegiatan ini ditujukan bagi pejabat eselon II dan III beserta pasangannya. Pasangan mereka diharapkan bisa menjadi pengawas bagi suami atau istri yang menjabat. Dengan mengenali dan memahami tindak korupsi serta nilai-nilai integritas, diharapkan mereka bisa menjadi benteng utama agar tidak tergoda melakukan korupsi,” ujar Frismon Wongso.

Ia juga menambahkan bahwa korupsi adalah sebuah pilihan yang harus dihindari dengan kesadaran dan pemahaman yang kuat tentang integritas.

Baca Juga: Operasi Pasar Gerakan Pangan Murah di Kabupaten Tangerang, Warga Antusias Sambut Harga Terjangkau

“Dalam jabatan, akan selalu ada pilihan: melakukan korupsi atau tidak. Maka dari itu, nilai-nilai integritas harus ditanamkan agar setiap individu paham konsekuensi hukumnya,” tegasnya.

Sekretaris Daerah (Sekda) Tangsel, Bambang Noertjahjo, dalam sambutannya mengapresiasi inisiatif ini dan menegaskan bahwa Pemkot Tangsel memiliki komitmen kuat dalam pencegahan korupsi.

“Kami berterima kasih kepada KPK RI atas kolaborasi ini. Bimtek ini adalah momentum penting untuk meneguhkan komitmen kita bersama dalam membangun birokrasi yang bersih dan berintegritas. Pencegahan korupsi harus dimulai dari keluarga, karena lingkungan keluarga adalah tempat pertama dalam pembentukan karakter seseorang,” ungkap Bambang.

Baca Juga: Pemkab Tangerang Atur Jam Operasional Usaha Selama Ramadan 1446 H

Ia juga menyoroti pentingnya kehati-hatian dalam bersikap, terutama bagi pejabat publik.

“Kita harus ingat bahwa perilaku kita selalu menjadi sorotan. Bahkan unggahan di media sosial bisa menjadi indikator gaya hidup seseorang. Jangan sampai ASN di Tangsel malah menunjukkan gaya hidup hedon yang justru bisa menjadi pintu masuk bagi penyelidikan lebih lanjut,” tambahnya.

Sebagai langkah konkret, Pemkot Tangsel berencana membentuk tim pengawas media sosial ASN guna memitigasi potensi pelanggaran integritas di lingkungan birokrasi.

 

Halaman:

Tags

Terkini