Ciputat, bidiktangsel.com – Pekan Olahraga dan Seni Pesantren Kota (Puspekot) tingkat Tangerang Selatan tahun 2025 resmi ditutup di Plaza Pusat Pemerintahan Kota (Puspemkot) Tangerang Selatan pada Kamis (27/2).
Acara ini ditutup secara resmi oleh Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Tangerang Selatan, Bambang Noertjahjo, yang mewakili Wali Kota.
Baca Juga: Operasi Pasar Gerakan Pangan Murah di Kabupaten Tangerang, Warga Antusias Sambut Harga Terjangkau
Dalam sambutannya, Sekda Bambang Noertjahjo mengapresiasi seluruh pihak yang telah berperan aktif dalam menyukseskan ajang ini. Ia menegaskan bahwa Puspekot bukan sekadar kompetisi olahraga dan seni, tetapi juga merupakan wadah untuk mempererat ukhuwah Islamiyah antar-pesantren di Tangerang Selatan.
"Kegiatan ini memiliki makna penting dalam pengembangan potensi santri, baik di bidang olahraga maupun seni. Selain itu, ini menjadi sarana mempererat persaudaraan antar-pesantren serta membentuk karakter yang disiplin, kuat, dan memiliki ketahanan mental serta spiritual," ujar Bambang dalam pidatonya.
Baca Juga: Pemkab Tangerang Atur Jam Operasional Usaha Selama Ramadan 1446 H
Ia juga menekankan bahwa pendidikan di pesantren tidak hanya berorientasi pada ilmu agama, tetapi juga harus membekali santri dengan keterampilan lain, termasuk olahraga dan seni.
Dengan adanya Puspekot, santri memiliki ruang untuk mengasah bakat dan kemampuan mereka, sekaligus menjadikan ajang ini sebagai alternatif dalam mengurangi perilaku negatif di kalangan remaja.
Sekda berharap agar ajang ini bisa terus berlanjut dan semakin berkembang setiap tahunnya.
Baca Juga: Tangerang Bersedekah: Pemkot Tangerang Bagikan Ribuan Paket Sembako untuk Warga Kurang Mampu
"Saya berharap Puspekot dapat terus dilaksanakan secara rutin dengan konsep yang lebih baik dan informatif. Pemerintah Kota Tangerang Selatan akan selalu mendukung kegiatan positif seperti ini," tambahnya.
Dalam kesempatan tersebut, Bambang juga memberikan pesan kepada para santri yang telah berpartisipasi dalam kompetisi ini. Ia menegaskan bahwa kemenangan bukanlah satu-satunya tujuan utama, tetapi lebih kepada proses pembelajaran dan pengalaman yang diperoleh selama mengikuti kegiatan.
"Bagi yang meraih prestasi, saya ucapkan selamat. Bagi yang belum berhasil, jangan berkecil hati. Teruslah berlatih dan tingkatkan kemampuan agar bisa meraih prestasi di kesempatan berikutnya," pesannya.
Artikel Terkait
Wagub Banten A Dimyati Natakusumah: Anggaran Harus Dimaksimalkan untuk Pembangunan Masyarakat
Puluhan Orang Rugi Rp100 Miliar, Terjebak Investasi PO Fiktif di Tangsel
Aviary Park Indonesia Resmi Jadi Pusat Konservasi Satwa di Tangsel
Galakkan Program Keluarga Berintegritas dan Dunia Usaha Antikorupsi, Pemkot Tangsel dan KPK Beri Edukasi
Pemkot Tangerang Perketat Pengawasan Tera Terpadu Jelang Ramadan