Baca Juga: Gubernur Banten Andra Soni Antusias Ikuti Orientasi Kepemimpinan di Akademi Militer Magelang
Penanganan Penyakit Prioritas
TBC menjadi salah satu penyakit yang masih memerlukan perhatian khusus.
Allin menjelaskan bahwa ketidakpatuhan pasien dalam mengonsumsi obat TBC menjadi hambatan utama dalam proses penyembuhan.
"Dinkes Tangsel berupaya meningkatkan kesadaran masyarakat akan pentingnya kepatuhan pengobatan, serta menggalakkan program RW Bebas TBC yang melibatkan peran aktif masyarakat," papar Allin.
Selain TBC, Dinkes juga menyoroti peningkatan kasus penyakit tidak menular seperti hipertensi dan diabetes melitus (DM).
Baca Juga: Pemkot Tangsel Bantah Isu TPP ASN Desember 2024 Tak Dibayar
Program Kesehatan Jiwa dan Sumber Daya Unggul (KJSU) diharapkan dapat menekan angka kasus baru dan meningkatkan kualitas hidup masyarakat.
Dalam forum tersebut, Dinkes Tangsel juga membahas integrasi pengobatan tradisional sebagai bagian dari layanan kesehatan.
Secara empiris, metode pengobatan tradisional seperti ramuan herbal telah terbukti memberikan manfaat bagi masyarakat.
Baca Juga: Pengkreditan Pajak Masukan Pasca-Implementasi Coretax: DJP Beri Kepastian Baru
Oleh karena itu, upaya ini diharapkan dapat menghidupkan sektor UMKM yang bergerak di bidang kesehatan komplementer.
Allin menegaskan bahwa peningkatan kualitas layanan kesehatan harus dilakukan secara menyeluruh dan berkelanjutan.
"Dengan masyarakat yang sadar akan pentingnya kesehatan dan layanan yang semakin berkualitas, diharapkan pada tahun 2035, kesehatan masyarakat Tangsel mencapai standar yang lebih baik," tambahnya.