info-tangsel

Kelangkaan Gas Subsidi 3 Kg Makan Korban, LBH Keadilan: Negara Lalai!

Senin, 3 Februari 2025 | 23:17 WIB
Informasi kelangkaan gas 3 kg di beberapa wilayah dan upaya yang tengah dilakukan pemerintah di Kabupaten Banyuwangi/Laman https://migas.esdm.go.id/

Pamulang, bidiktangsel.com – Yonih Binti Saman, seorang warga Jalan Beringin, Pamulang Barat, Kota Tangerang Selatan, meninggal dunia saat antre gas subsidi 3 Kg.

Perempuan tersebut sempat pingsan dan mendapat pertolongan seadanya sebelum akhirnya menghembuskan napas terakhir.

Kasus tragis ini memicu reaksi keras dari Lembaga Bantuan Hukum (LBH) Keadilan yang menyatakan bahwa kelangkaan gas elpiji telah menjadi ancaman serius bagi masyarakat kecil.

Baca Juga: Bupati Serang Prioritaskan Anggaran 2025 untuk Kepentingan Masyarakat

“Kami menyampaikan duka cita mendalam atas meninggalnya Ibu Yonih. Kejadian ini mencerminkan betapa lemahnya pemerintah dalam menjamin kebutuhan dasar rakyat,” kata  Abdul Hamim Jauzie, Ketua Pengurus LBH Keadilan dalam pernyataannya.

Pemerintah melalui Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) mengklaim bahwa kelangkaan gas terjadi akibat proses penataan sistem distribusi dan penjualan agar subsidi tepat sasaran.Wakil Menteri ESDM, Yuliot Tanjung, menjelaskan bahwa upaya tersebut bertujuan memastikan harga gas sesuai dengan batas yang ditetapkan.

“Kami sedang menata ulang mekanisme distribusi agar tidak ada permainan harga di tingkat pengecer. Mereka harus melalui jalur resmi dengan memiliki Nomor Induk Perusahaan (NIP),” jelasnya.

Baca Juga: Sertifikasi Halal Gratis untuk UMKM di Tangsel, Begini Cara Daftarnya!

Namun, LBH Keadilan menilai bahwa kebijakan ini diterapkan tanpa perencanaan matang.

“Kami memahami niat pemerintah untuk menyalurkan subsidi secara tepat, tetapi masa transisi yang buruk justru menambah penderitaan rakyat kecil,” tegas Abdul Hamim Jauzie.

Kelangkaan gas subsidi berdampak luas, terutama bagi masyarakat ekonomi lemah yang mengandalkan elpiji 3 Kg untuk keperluan rumah tangga dan usaha kecil.

LBH Keadilan menerima banyak laporan dari warga yang kesulitan mendapatkan gas untuk memasak maupun menjalankan usaha mikro seperti pedagang kaki lima.

Baca Juga: Masjid Agung Discovery Residences Resmi Diresmikan, Jadi Pusat Ibadah dan Kegiatan Sosial Warga

“Kami melihat dampaknya langsung di lapangan. Banyak masyarakat yang terpaksa antre berjam-jam, bahkan ada yang kehabisan stok. Ini bukan sekadar kelangkaan, tetapi tanda bahwa mekanisme distribusi gas belum siap,” tambahnya.

Halaman:

Tags

Terkini