Ciputat, bidiktangsel.com - Pemerintah Kota (Pemkot) Tangerang Selatan (Tangsel) kembali membuka sayembara desain batik khas Tangsel tahun 2024.
Sayembara ini terbuka bagi seluruh masyarakat Indonesia dan bertujuan untuk menjaring desain batik yang mampu mewakili semangat dan identitas Kota Tangerang Selatan.
Wakil Wali Kota Tangsel, Pilar Saga Ichsan, mengatakan bahwa sayembara ini merupakan bentuk komitmen Pemkot Tangsel untuk selalu terbuka bagi siapa saja yang ingin berkolaborasi dan berkarya untuk kemajuan kota.
Baca Juga: Wali Kota Tangerang Selatan Resmikan Gedung Baru SMPN 7 Tangsel , Ada32 Ruang Kelas Baru
"Dan ini komitmen Pemkot Tangsel selalu terbuka bagi siapa saja, masyarakat Tangsel untuk berkolaborasi dan sama-sama terlibat memajukan kota, dan berkarya untuk kota kita tercinta," kata Pilar.
Pendaftaran sayembara telah dibuka sejak 24 Juni 2024 dan akan ditutup pada 7 Juli 2024.
Para peserta dapat mengirimkan portofolio berupa hasil karya maksimal 2 tahun ke belakang dengan format JPG atau PDF melalui https://www.bantennews.co.id/sayembara-desain-batik-tangerang-selatan-total-hadiah-rp-225-juta/ atau email ke https://www.bantennews.co.id/sayembara-desain-batik-tangerang-selatan-total-hadiah-rp-225-juta/.
Lebih lanjut, Ketua Dewan Kerajinan Nasional Daerah (Dekranasda) Kota Tangsel, Truetami Ajeng Pilar Saga, menjelaskan bahwa para finalis yang lolos ke tahap 10 besar akan diumumkan pada tanggal 22 Juli 2024.
Baca Juga: Festival Usaha Mikro Meriahkan Pesta Rakyat Pesisir di Ketapang Urban Aquaculture
Para finalis kemudian akan mempresentasikan karyanya di hadapan Wali Kota Benyamin Davnie, Wakil Wali Kota Pilar Saga Ichsan, dan Sekretaris Daerah Bambang Noertjahjo.
"Dan rencananya insyaallah pemenang akan diumumkan pada 1 Agustus 2024, dan disiapkan hadiah hingga puluhan juta rupiah," ujarnya.
Pemenang sayembara akan diumumkan pada tanggal 1 Agustus 2024 dan akan mendapatkan hadiah hingga puluhan juta rupiah.
Ajeng mengajak seluruh masyarakat untuk berpartisipasi dalam sayembara ini dan bersama-sama memelihara kekayaan warisan budaya Indonesia, khususnya dengan mengembangkan motif-motif lokal khas Tangerang Selatan.