Para tersangka dijerat Pasal 114 ayat (2) subs 112 ayat (2) subs 113 ayat (2) UU Narkotika dengan ancaman hukuman penjara seumur hidup.
"MA dibayar Rp15 juta untuk jadi koki. Jaringannya antarprovinsi, diedarkan ke Jakarta, Tangsel, Jawa, Sumatra, dan melalui media sosial," ungkap AKBP Ibnu.
Baca Juga: DPKP Kabupaten Tangerang Awasi 664 Lapak Penjual Hewan Kurban untuk Cegah Antraks
Kasus ini menjadi pengingat bagi masyarakat untuk selalu waspada terhadap peredaran narkoba. Melaporkan aktivitas mencurigakan kepada pihak berwajib dapat membantu mencegah peredaran narkoba dan menyelamatkan generasi muda. (***)