Artikel - Pengabdian (Mahasiswa) Kepada Masyarakat P(M)KM merupakan salah satu bentuk kegiatan pengabdian masyarakat oleh mahasiswa Universitas Pamulang (UNPAM) yang merupakan suatu bentuk penerapan Tri Dharma Perguruan Tinggi, yang dilaksanakan melalui wujud pertanggung jawaban dalam menyalurkan atau membagikan ilmu untuk dapat mengatasi suatu permasalahan sosial yang ada di masyarakat.
Pada Minggu, 5 November 2023 Mahasiswa Prodi Akuntansi UNPAM melakukan kegiatan P(M)KM di Jl. Mujair Raya, Bambu Apus, Kecamatan Pamulang, Kota Tangerang Selatan, Banten. Kelompok mahasiswa ini diketuai oleh Kholafatun Nafisah dan beberapa anggota diantaranya yaitu Intan Bayyinatu Shalihah, Vaniya Humaila, dan Yuliana Gultom.
Kegiatan Pengabdian Mahasiswa Kepada Masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan kreativitas dan kemandirian dengan membuat souvenir (tempat pensil) dalam upaya meningkatkan daur ulang sampah anorganik menjadi barang yang bermanfaat dan berniali jual.
Kegiatan ini dilaksanakan dengan memberikan penanggulangan dan edukasi tentang banjir yang disebabkan sampah serta dilanjutkan dengan praktik pembuatan souvenir dari botol plastik(tempat pensil) yang dilakukan bersama anak-anak di Asrama Yatim dan Dhu'afa Ishlahul Hayat 1.
Latar belakang kelompok Mahasiswa ini melakukan kegiatan P(M)KM tersebut karena hingga sekarang, di beberapa daerah sering terjadi banjir, keadaan menjadi lebih tidak baik dengan hadirnya bencana tersebut yang dimana pasti karena ulah manusia termasuk diri kita sendiri yang kurang peka terhadap lingkungan. Maka dari itu dari salah satu jenis sampah ini mahasiswa menjadikan bahan untuk pembuatan kriya berupa souvenir yang menghasilkan nilai jual dan bermanfaat untuk di gunakan, sehingga dapat meminimalisir pencegahan terhadap banjir tersebut.
Dengan itu, sampah botol dan sedotan plastik yang tadinya di buang dengan percuma, bisa dimanfaatkan menjadi sebuah barang yang berguna, tidak hanya menjadi tempat pensil, bisa juga menjadi vas bunga dan lain sebagainya.
Sampah yang biasanya kita lihat tertimbun di suatu tempat, dan kebanyakan terdapat di sekitar perumahan warga atau masyarakat. Hal ini justru membuat masyarakat di sekitar terpapar oleh bakteri ataupun kotoran lainnya yang berasal dari sampah tersebut. Mengingat bahayanya atas pembuangan sampah yang sembarangan, maka disediakan petugas kebersihan sampah yang dimana nanti sampah tersebut akan di alokasikan ke pengolahan kembali sampah. Adapun sampah yang sudah di pisahkan antara sampah anorganik dengan organik. Untuk sampah organik biasanya dijadikan sebagai bahan pembuatan pupuk tanaman, sedangkan sampah anorganik biasanya sebagai bahan kreatifitas masyarakat yang di buat dengan bahan utama botol, plastik, kaleng, dan lain sebagainya.
Souvenir tempat pensil merupakan barang yang di buat menggunakan sebuah botol bekas yang di potong sesuai ukuran yang di inginkan di tempel dengan sebagian sedotan plastik dibagian luarnya, dan ditambahkan manik-manik untuk menghias bagian luar nya, sehingga mendapat daya tarik anak-anak untuk menumbuhkan kreatifitas terhadap barang bekas di sekitar mereka yang bisa dijadikan bahan atau media.
Baca Juga: PKM Unpam, Meningkatkan Kreativitas Dalam Penggunaan Barang Bekas Dilingkungan Rumah Sekitar
Kegiatan P(M)KM ini diawali dengan penanggulangan dan edukasi dengan menjelaskan materi tentang banjir yang disebabkan sampah, cara pemanfaatannya, cara pencegahannya dan upaya yang dapat dilakukan untuk mencegah permasalahan ini salah satunya dengan memakai pemanfaatan kembali atau mendaur ulang sampah. Selanjutnya diberikan penjelasan cara pembuatan souvenir tempat pensil dari sampah botol, alat dan bahan lainnya yang digunakan, dan contoh produk yang di buat.
Mahasiswa memberikan contoh secara langsung cara membuat souvenir tempat pensil dari botol. Cara pembuatan souvenir tempat pensil dapat dilakukan dengan mengukur dan memotong botol bekas dengan ukuran tertentu lalu menempelkan potongan sedotan plastik warna pada bagian luar botol bekas untuk menutupi bagian luar botol dan di hiasi (anak-anak yayasan). Peserta yang mengalami kesulitan dapat bertanya dan dibimbing dalam pembuatannya.
Hasil pelaksanaan pengabdian masyarakat yang diperoleh adalah mahasiswa dapat memberikan pemahaman dan memberikan edukasi kepada anak-anak terkait bagaimana mengembangkan ide kreatif membuat souvenir tempat pensil dari botol bekas, serta manfaat pembuatan souvenir tersebut. Kegiatan P(M)KM ini sukses berjalan atas dukungan penuh dari Universitas Pamulang beserta dosen pembimbing Bapak Rananda Septanta S.E.I.,M.Ak. (***)
Penulis : Kholafatun Nafisah - Mahasiswa Universitas Pamulang