Baca Juga: Pemerintah Ubah Aturan Utang Pajak, Pokok Kini Didahulukan dan Sanksi Bisa Dikurangi
Menanggapi hal tersebut, perwakilan Grab-OVO menyatakan bahwa standar penyajian, higienitas, dan kualitas makanan mengikuti ketentuan yang ditetapkan Badan Gizi Nasional (BGN).
Aspek tersebut menjadi penting karena keberhasilan program makan bergizi tidak hanya diukur dari jumlah penerima manfaat, tetapi juga dari kualitas makanan, keamanan pangan, dan kesesuaiannya dengan kebutuhan penerima.
Kunjungan Angga Raka Prabowo ke Sekolah Khusus Negeri 01 Tangerang Selatan memperlihatkan potensi kolaborasi antara pemerintah, sektor swasta, yayasan, dan pelaku usaha lokal dalam mendukung pemenuhan gizi anak.
Dengan dukungan pendanaan CSR dan pemanfaatan platform digital, model pelaksanaan ini berpotensi menjadi referensi untuk memperluas jangkauan program. Namun, pengembangan lebih lanjut tetap membutuhkan evaluasi terhadap kualitas layanan, pemenuhan standar gizi, serta efektivitas sistem distribusi dan pengawasan.
(***)
Artikel Terkait
ICM Perkuat Perlindungan Siswa, Tambah CCTV Jadi 395 Titik dan Evaluasi Tenaga Pendidik
Bareskrim Gerebek 9 Lokasi Rawan Narkoba di Sumut, 36 Orang Diamankan dan 102,49 Gram Sabu Disita
Kasus Bullying Telkom University: Dua Mahasiswa Dijatuhi Sanksi, Korban Dapat Perlindungan
Langit Masih Terik, BMKG Peringatkan Potensi Hujan Lebat dan Angin Kencang 12–15 Oktober 2026
Pemerintah Ubah Aturan Utang Pajak, Pokok Kini Didahulukan dan Sanksi Bisa Dikurangi