Di Kecamatan Setu sendiri terdapat 53 Posyandu dengan sekitar 401 kader yang berperan aktif memberikan pelayanan kesehatan kepada masyarakat.
"Yang hadir hari ini merupakan perwakilan dari setiap Posyandu. Tujuannya untuk meningkatkan kapasitas kader agar mampu memberikan pelayanan yang semakin baik kepada masyarakat," ujar Allin.
Ia menambahkan, peningkatan kompetensi kader menjadi kebutuhan penting seiring transformasi layanan primer yang memperluas fungsi Posyandu.
Selain memberikan edukasi kesehatan, kader kini juga berperan dalam deteksi dini berbagai risiko kesehatan serta pendampingan masyarakat.
Baca Juga: Strategi Komunikasi Kepala Bakom RI: Membumi dan Berbasis Data saat Tanggapi Isu Kopdes Merah Putih
Tak hanya itu, Posyandu juga menjadi bagian penting dalam mendukung pelaksanaan enam bidang Standar Pelayanan Minimal (SPM) sehingga kemampuan kader harus terus diperkuat agar pelayanan kesehatan semakin optimal.
"Karena Posyandu saat ini mendukung enam bidang Standar Pelayanan Minimal, kapasitas kader harus terus ditingkatkan agar pelayanan kepada masyarakat semakin optimal," jelasnya.
Dengan penguatan kapasitas lebih dari 5.000 kader Posyandu tersebut, Pemerintah Kota Tangerang Selatan berharap pelayanan kesehatan berbasis masyarakat semakin berkualitas, merata, dan mampu meningkatkan derajat kesehatan warga dari seluruh kelompok usia, mulai dari remaja hingga lansia.
(***)
Artikel Terkait
Pemerintah Tunjuk 4 Marketplace Jadi Pemungut PPh, DJP Tegaskan Tidak Ada Pajak Baru bagi Pedagang Online
Klarifikasi Kepala SDN Jombang 6: Bantah Pemberitaan Tendensius, Tegaskan Pengelolaan Dana BOS Sesuai Aturan
Viral Curhatan Warga saat Telepon 110 Polri untuk Laporan Kecelakaan: Enggak Ada Repons, Terdengar Suara Sendawa
Blak-blakan Menkeu Purbaya soal Prabowo di Podcast Denny Sumargo: Presiden Menerima Masukan dan Menerapkan dengan Baik
TPA Jatiwaringin Masih Membara, Warga Diimbau soal Kualitas Udara yang Mulai Berbahaya