Rotasi Pejabat Eselon IIb Tangsel, Benyamin: Langsung Kerja, Jangan Nostalgia

photo author
Radi Iswan, Bidik Tangsel
- Jumat, 17 April 2026 | 16:22 WIB
Pelantikan dan pengambilan sumpah Jabatan Pimpinan Tinggi Pratama (JPT) Eselon IIb,
Pelantikan dan pengambilan sumpah Jabatan Pimpinan Tinggi Pratama (JPT) Eselon IIb,

Serpong, bidiktangsel.com – Pemerintah Kota Tangerang Selatan menggelar pelantikan dan pengambilan sumpah Jabatan Pimpinan Tinggi Pratama (JPT) Eselon IIb, Jumat (17/4/2026), di Ruang Blandongan, 

Puspemkot Tangsel. Prosesi ini menjadi bagian dari penguatan kinerja birokrasi sekaligus percepatan pencapaian target pembangunan daerah.

Wali Kota Tangerang Selatan, H. Benyamin Davnie, dalam sambutannya menegaskan pentingnya profesionalisme, kompetensi, dan kemampuan adaptasi bagi pejabat yang baru dilantik. Ia meminta seluruh pejabat segera bekerja tanpa jeda dan meninggalkan pola kerja lama yang tidak relevan.

Baca Juga: Transportasi Massal Tangsel Dikebut, Dishub Fokus Layanan Nyata Tanpa “Pencitraan”

“Dekatkan kompetensi dan profesionalisme. Saya minta seluruh pejabat yang dilantik untuk terus berinovasi dan beradaptasi dengan perubahan, bekerja lebih dinamis, serta mampu mengembangkan diri secara profesional,” tegas Benyamin.

Menurutnya, jabatan yang diemban merupakan amanah yang harus dijalankan dengan disiplin tinggi serta pemahaman mendalam terhadap substansi pekerjaan, sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-undangan yang berlaku.

Benyamin juga menekankan bahwa seluruh proses pelantikan telah berjalan sesuai sistem dan regulasi. Ia mengaku selama puluhan tahun berkarier di pemerintahan, kepercayaan terhadap sistem menjadi fondasi utama dalam menjalankan tata kelola birokrasi.

“Saya orang yang percaya pada sistem. Semua sudah dilaksanakan sesuai peraturan. Karena itu, yang pertama harus dilakukan adalah segera memahami tugas pokok dan fungsi yang sudah ditetapkan,” ujarnya.

Baca Juga: Dishub Tangsel Genjot Optimalisasi Aset Parkir, Fokus Tingkatkan PAD dan Kepatuhan Pajak

Lebih lanjut, ia mengingatkan bahwa setiap perangkat daerah memiliki peran strategis yang saling terintegrasi. Oleh sebab itu, pemahaman terhadap tupoksi menjadi acuan utama dalam menjalankan roda pemerintahan.

Selain itu, Benyamin menggarisbawahi bahwa tahun 2026 menjadi fase penting implementasi kebijakan pembangunan daerah, merujuk pada Peraturan Daerah tentang Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) dan dokumen perencanaan lainnya.

“Target-target pembangunan sudah dituangkan dalam peraturan daerah. Itu harus segera dilaksanakan. Tidak ada waktu untuk bernostalgia. Setelah dilantik hari ini, langsung tempati jabatan baru dan bekerja,” katanya.

Untuk menghindari kekosongan jabatan, Wali Kota juga menginstruksikan Sekretaris Daerah dan jajaran terkait untuk segera menetapkan pelaksana tugas (Plt) pada posisi yang belum terisi, sehingga roda pemerintahan tetap berjalan optimal.

 

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: Radi Iswan

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X