Baca Juga: Dekranasda–UMKM Pondok Aren Kolaborasi Warga Bangun Teba Sampah Organik
Dalam mendukung keberlanjutan program, kelurahan juga menyiapkan strategi door to door bersama RT dan RW untuk mengedukasi masyarakat tentang pemilahan sampah dari rumah.
Menurut Ade Helmi, rendahnya partisipasi warga masih menjadi tantangan utama dalam pengelolaan bank sampah.
“Yang paling berat itu mengajak masyarakat untuk konsisten memilah sampah dan mau menjadi nasabah. Tapi ini harus terus kita dorong bersama,” tegasnya.
Baca Juga: Gotong Royong Warga Pondok Aren Bangun Teba Sampah Organik
Melalui penguatan Teba Sampah Organik, biopori, dan optimalisasi bank sampah, Kelurahan Parigi Baru menargetkan pengelolaan sampah yang lebih mandiri, berkelanjutan, serta selaras dengan kebijakan lingkungan Pemerintah Kota Tangerang Selatan.
(***)
Artikel Terkait
Beredar Video Warga Sumbar Berebut Air Sinkhole yang Dipercaya Berkhasiat, Padahal Belum Teruji Klinis
DJP Banten Kukuhkan RENJANI 2026, Perkuat Edukasi Pajak
Sekjen Yayasan HSD Diduga Terlibat Jual Beli Titik Dapur BGN, Pengurus Buka Fakta Pendaftaran Tertutup
Dukung Asta Cita Presiden, Gubernur Banten Andra Soni Mulai Pembangunan Sekolah Rakyat di Banten
Royong Warga, Pondok Aren Bentuk Teba Sampah Organik