“Saya hanya menjalankan fungsi sebagai pelayan masyarakat. Tidak berpihak, hanya memastikan semuanya berjalan sesuai aturan dan musyawarah,” tutup Mega Romala.
Kasus penutupan Jalan Gelatik RT 001/03 Ciputat menunjukkan bagaimana persoalan akses lingkungan dapat memicu gesekan sosial di tingkat warga.
Pemerintah kelurahan berperan penting sebagai mediator agar konflik horizontal tidak berkembang lebih luas.
Dengan melibatkan semua pihak secara terbuka, diharapkan musyawarah lanjutan dapat menghasilkan solusi yang adil — baik bagi warga yang terdampak maupun pihak yang memiliki kepentingan di lokasi tersebut.
(***)
Artikel Terkait
Wali Kota Tangsel Minta BRIN Batalkan Rencana Penutupan Jalan Raya Serpong–Parung: “Sudah Jadi Akses Publik Puluhan Tahun”
Lima Finalis “Ngelogoin Tangsel 2025” Tampilkan Karya Kreatif, Wali Kota Benyamin Davnie: Semua Desain Mewakili Semangat Kota Tangsel
Diterjang Angin Kencang, Plafon Gedung Islamic Center Tangsel Ambruk: Tiga Titik Rusak, Beruntung Tak Ada Korban
Program “Ngider Sehat” Pemkot Tangsel Raih Apresiasi: Hadirkan Layanan Kesehatan Gratis hingga Pelosok Warga
Alun Alun Pamulang Jadi Magnet Baru Warga Tangsel: Ruang Publik Sehat dan Bersih di Tengah Padatnya Kota Pamulang, bidiktangsel.com -Alun-Alun Pamul