Baca Juga: Hujan Lebat Picu Banjir di Kencana Loka Blok A/B, Tembok Pembatas Roboh 200 Meter
Ketika kontrak itu disusun dengan logika birokrasi yang lebih mementingkan kenyamanan pejabat, wajar bila publik menaruh curiga.
Dan ketika wali kota hanya menjawab dengan “ngeles”, kepercayaan masyarakat akan semakin tergerus.
Benyamin seharusnya menjawab dengan data, bukan retorika. Transparansi bukan pilihan, tapi kewajiban.
Sebab tanpa itu, APBD Tangsel 2024 hanya akan tercatat sebagai anggaran yang lebih berpihak pada birokrasi ketimbang rakyat.
(***)
Artikel Terkait
Masjid Abu Bakar Shiddiq Gelar Peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW 1447 H
Tidak Pro Masyarakat, Mahasiswa Desak Reformasi Total Kejari Tangsel
Forum Wartawan Kebangsaan Desak Deputi dan Kabiro Pers Istana Dicopot Usai Pencabutan Kartu Liputan Wartawan CNN
Besok!, Pemkot Tangsel Lantik 853 PPPK Tahap II: Komitmen Tingkatkan Status dan Pelayanan Publik
Pemkot Tangsel Fokus Tekan Penurunan Kasus TBC Lewat Skrining dan Pengobatan Rutin