MBG yang Bagus dalam Perencanaan, Namun Amburadul dalam Pelaksanaan

photo author
Radi Iswan, Bidik Tangsel
- Senin, 22 September 2025 | 18:31 WIB

Baca Juga: Mengulik Kata Menkeu Purbaya yang Sebut Rencana Kurangi Tarif Subsidi Listrik Tanpa Naikkan Harga

Alih-alih memberi gizi untuk generasi muda, program justru bisa menjadi lahan empuk bagi praktik rente dan korupsi.

Masyarakat tentu mendukung program MBG, tetapi dukungan itu bisa berubah menjadi kekecewaan jika pemerintah gagal membuktikan konsistensi antara rencana dan pelaksanaan.

Anak-anak bukanlah objek eksperimen politik, melainkan masa depan bangsa yang harus dijaga.

Oleh karena itu, pemerintah perlu segera melakukan koreksi serius.

Baca Juga: Pilar Bersama Masyarakat Lakukan Bersih-Bersih Sampah di Situ Pondok Jagung Tangsel

Pertama, memperkuat tata kelola distribusi dengan melibatkan sekolah dan komunitas lokal agar pengawasan lebih dekat dengan penerima manfaat.

Kedua, memastikan menu makanan sesuai standar gizi dengan melibatkan ahli gizi, bukan hanya penyedia katering.

Ketiga, membuka akses informasi anggaran secara transparan agar publik percaya bahwa uang rakyat benar-benar kembali kepada rakyat.

Baca Juga: Rencana Safari Penyerapan Anggaran, Menkeu Purbaya: dari Tim Khusus Monitoring hingga Dukungan Istana

Perencanaan MBG memang bagus dan patut diapresiasi. Tetapi tanpa pelaksanaan yang tertib, bersih, dan konsisten, program ini akan menjadi contoh klasik kegagalan eksekusi.

Indonesia tidak kekurangan ide besar, yang kita butuhkan adalah kemauan politik untuk melaksanakan ide itu dengan benar dan berintegritas. (***)

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: Radi Iswan

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X