Serang, Banten – Insiden tragis menimpa sejumlah wartawan yang tengah meliput kegiatan bersama Kementerian Lingkungan Hidup di kawasan PT Genesis Regeneration Smelting (PT GRS), Kecamatan Jawilan, Kabupaten Serang, Banten, pada Kamis (21/8/2025).
Sejumlah jurnalis menjadi korban pengeroyokan oleh orang tidak dikenal yang diduga terkait pihak keamanan perusahaan.
Peristiwa itu terjadi saat rombongan media hendak meninggalkan lokasi usai liputan.
Baca Juga: Hidup di Gubuk Reyot, Enci dan Sanah Pemulung Cipayung Ciputat Bertahan Hidupi 5 Anak
Menurut keterangan saksi, saat rombongan Kementerian Lingkungan Hidup meninggalkan area pabrik, beberapa wartawan yang hendak mengambil kendaraannya tiba-tiba diadang oleh sejumlah orang.
Tanpa basa-basi, mereka langsung melakukan aksi kekerasan secara membabi buta.
“Situasi kacau. Ada rekan-rekan yang dipukul, ada juga yang sampai lari menyelamatkan diri. Bahkan ada wartawan yang harus berlari sejauh hampir 5 kilometer untuk menghindari serangan,” ujar salah seorang jurnalis yang enggan disebutkan namanya.
Baca Juga: Menteri Ara Pro Orang Kaya? Warga Gugat Permen No. 5/2025 ke Mahkamah Agung
Daftar Media yang Hadir
Dalam liputan tersebut, tercatat sejumlah media hadir, di antaranya:
- Yusuf (Radar Banten)
- Rifky (Tribun Banten)
- Rasyid (BantenNews.co.id)
- Sayuti (SCTV)
- Avit (Tempo)
- Depi (Antara)
- Imron (Banten TV)
- Hendi (Jawa Pos TV)
- Iqbal (Detik.com)
- Angga (Antara Foto)
Beberapa di antaranya diduga mengalami luka fisik akibat insiden pengeroyokan tersebut.
PWI Banten Kutuk Keras Tindakan Kekerasan
Ketua Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Provinsi Banten, Mashudi, angkat bicara terkait kasus ini. Ia menyesalkan sekaligus mengutuk keras tindak kekerasan yang menimpa insan pers saat menjalankan tugas jurnalistik.
Artikel Terkait
Meriah! PWI Tangsel Rayakan HUT RI ke 80 dengan Lomba Unik, Ketua Tegaskan Kekompakan Anggota
Ketua Umum AMKI Pusat Tundra Meliala Terima Penghargaan Adiluhung Budaya Ki Sunda Utama
Tiga Atlet Taekwondo Kota Serang Sabet Medali Emas di Kejuaraan Internasional Malaysia
Jelang Kongres PWI 2025: Mengapa Hendry Ch Bangun Layak Dipilih Kembali?
Tasyakuran HUT ke-80 RI di Tangsel Penuh Makna