Setu, bidiktangsel.com — Selebrasi kebanggaan membuncah di Kecamatan Setu saat Musabaqah Tilawatil Qur’an (MTQ) ke-16 tingkat Kota Tangerang Selatan resmi ditutup pada Rabu malam, 6 Agustus 2025.
Acara puncak ini ditutup langsung oleh Wali Kota Benyamin Davnie, didampingi Wakil Wali Kota Pilar Saga Ichsan, dan disaksikan ribuan masyarakat serta peserta dari tujuh kecamatan.
Baca Juga: Daftar Pemilih Kongres PWI 2025 Dikoreksi, Suara Banten Dipangkas Jadi Dua: DPT Sah Hanya 87 Suara
Dalam pengumuman yang dinanti-nanti, Kecamatan Pamulang kembali dinobatkan sebagai Juara Umum, mengukuhkan dominasinya di ajang tahunan ini.
Pamulang unggul jauh berkat torehan 21 medali emas, disusul oleh Kecamatan Setu, Ciputat Timur, Pondok Aren, Serpong Utara, Ciputat, dan Serpong.
MTQ ke-16 Tangsel Sajikan Inovasi Spektakuler
Dalam sambutannya, Wali Kota Benyamin Davnie mengapresiasi penyelenggaraan MTQ ke-16 yang disebutnya paling inovatif sepanjang sejarah MTQ di Tangsel.
Baca Juga: Siswi SMPN 6 Tangsel Diduga Dilarikan Pemulung, Keluarga Ungkap Bukti Mengejutkan di Medsos
"Saya sangat bangga. MTQ kali ini menghadirkan hal yang baru dan menyentuh berbagai kelompok masyarakat, termasuk lomba tilawah khusus lansia, kaligrafi dengan teknologi sinar laser, hingga musabaqah bagi tuna rungu wicara. Ini bukan hanya kompetisi, tapi pesan kuat tentang inklusivitas dan kemajuan," ucap Benyamin.
Ia juga menilai pelaksanaan MTQ di Kecamatan Setu ini layak dijadikan model nasional dalam perhelatan musabaqah yang lebih ramah terhadap semua kalangan.
Pamulang Kokoh di Puncak, 21 Emas Bukti Totalitas
Camat Pamulang, Mukroni, mengungkapkan rasa syukur dan bangganya atas keberhasilan tim kafilahnya. Ia menyebut keberhasilan ini tak lepas dari dukungan penuh para alim ulama, tokoh agama, serta pengurus LPTQ Kecamatan Pamulang yang berperan aktif sejak persiapan hingga pertandingan.
"Terima kasih kepada seluruh yang terlibat, khususnya para kafilah yang sudah memberikan perjuangan luar biasa. Ini bukti nyata bahwa Pamulang konsisten dalam membumikan Al-Qur’an dan memperkuat nilai-nilai Islam di tengah masyarakat," ungkap Mukroni.
Artikel Terkait
KomDigi Dinilai Offside, Kritik Tajam Muncul karena Dinilai Ambil Alih Wewenang Kementerian Kesehatan
Perintah Wapres Diabaikan, Meutia Hafidz Lupa Asalnya dari Wartawan?
Skandal Beras Oplosan Gegerkan Publik: Indomaret dan Alfamart Serentak Tarik Produk
“Dewa Korupsi” Masih Hidup: Dari Orde Baru ke Era Reformasi, Mereka Hanya Berganti Wajah
Dicekik Bunga 36%, Warga Tangsel Ajukan Permohonan Banding Usai Ditolak PN Tangerang