Serpong, bidiktangsel.com – Dalam rangka meningkatkan kesadaran pentingnya menjaga kesehatan, Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Tangerang Selatan (Tangsel) berkolaborasi dengan Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Tangsel menggelar Cek Kesehatan Gratis dan diskusi edukatif bertajuk “Deteksi Dini TBC dan DBD untuk Wartawan Sehat”, Jumat (11/07/2025), di Gedung Layanan Informasi, Rawa Buntu, Serpong.
Kegiatan ini diikuti oleh puluhan wartawan dan warga sekitar yang antusias memanfaatkan layanan pemeriksaan kesehatan yang melibatkan tim medis dari Puskesmas Rawa Buntu dan Puskesmas Lengkong Wetan.
Baca Juga: Wali Kota Tangsel Tegaskan Komitmen Antikorupsi: “Anggaran dari Rakyat Harus Kembali ke Rakyat”
Langkah ini menjadi bagian dari pendekatan promotif dan preventif Dinkes dalam menyentuh langsung komunitas dan elemen strategis masyarakat.
Kepala Dinas Kesehatan Kota Tangsel, dr. Allin Hendalin Mahdaniar, menekankan pentingnya sinergi lintas sektor dalam menciptakan masyarakat yang sehat dan sadar akan isu kesehatan.
“Untuk mewujudkan masyarakat sehat, tidak cukup hanya dari sektor kesehatan. Peran media sangat penting sebagai mitra strategis dalam menyampaikan edukasi ke publik,” ujar Allin dalam sambutannya.
Baca Juga: Warga Cemas Terjadi Banjir, Turap Sungai Kali Angke di Nusa Loka BSD Longsor
Ia menambahkan bahwa kerja sama ini menjadi bagian dari upaya memperluas dampak sosialisasi program-program kesehatan, termasuk dua program prioritas Pemkot Tangsel saat ini: RW Bebas TBC dan RW Bebas Jentik.
Allin memaparkan bahwa program RW Bebas TBC telah mencakup hampir 50 persen dari total 54 kelurahan yang ada di Kota Tangsel.
Program ini menargetkan edukasi menyeluruh kepada masyarakat mengenai gejala, pencegahan, hingga penanganan TBC, serta membangun solidaritas sosial dalam menghapus stigma terhadap penderita.
Baca Juga: Sekda Punya Peran Vital, Gubernur Andra Soni Lantik Deden Apriandhi H Sebagai Sekda Provinsi Banten
“RW Bebas TBC bukan hanya program medis, tapi juga gerakan sosial berbasis komunitas. Kita ingin lingkungan menjadi support system bagi penderita, bukan malah menambah beban psikologis mereka,” jelasnya.
Sementara itu, program RW Bebas Jentik difokuskan pada pemberantasan jentik nyamuk penyebab DBD dan Chikungunya.
Dalam pelaksanaannya, Dinkes Tangsel menggandeng masyarakat sebagai agen perubahan lingkungan melalui kegiatan pemantauan dan pemberantasan sarang nyamuk.
Artikel Terkait
UPDATE Hari Ini: Hujan Lebat Guyur Tangerang Selatan, 22 Titik Tergenang dan 1 Longsor: Ratusan Warga Mengungsi
Hujan Lebat Sebabkan Genangan di Tangsel, SDABMBK Kota Tangsel Operasikan Pompa untuk Percepat Surut Air
Hujan Deras Guyur Tangsel, SDABMBK Kerahkan Pompa Portable Atasi Banjir di Sejumlah Titik
EDITORIAL: Banten Maju, Adil Merata, dan Tidak Korupsi, Saatnya Merealisasikan Janji Sekolah Gratis
Penanaman Jagung Serentak Kuartal III, Polda Metro Jaya Dorong Swasembada Pangan Lewat Pemanfaatan Lahan Tidur