APBD Perubahan 2025 Tangsel Prioritaskan Penanganan Banjir, Pendidikan, dan Kesejahteraan Warga

photo author
Radi Iswan, Bidik Tangsel
- Sabtu, 5 Juli 2025 | 14:40 WIB
usai rapat paripurna penyampaian Nota Keuangan Raperda Perubahan APBD 2025 di Gedung DPRD Tangsel
usai rapat paripurna penyampaian Nota Keuangan Raperda Perubahan APBD 2025 di Gedung DPRD Tangsel

Serpong, bidiktangsel.com — Pemerintah Kota Tangerang Selatan (Pemkot Tangsel) resmi mengajukan perubahan signifikan dalam struktur belanja daerah melalui Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah Perubahan (APBD-P) Tahun 2025. 

Fokus utama dari revisi anggaran ini mencakup penguatan program prioritas seperti penanganan banjir, bedah rumah, perbaikan infrastruktur jalan, sektor pendidikan, hingga pengalokasian gaji bagi ribuan Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) yang baru dilantik.

Baca Juga: Warga Pondok Pucung Kawal Proyek Long Storage: Transparansi dan Partisipasi Jadi Kunci Sukses

Wali Kota Tangerang Selatan, Benyamin Davnie, mengungkapkan bahwa total penambahan belanja pegawai mencapai lebih dari Rp135 miliar. 

Dana ini dialokasikan untuk membayar gaji sebanyak 6.139 PPPK yang telah dilantik pada Senin, 30 Juni 2025 lalu.

"Belanja pegawai naik untuk PPPK yang baru dilantik. Gajinya tetap dianggarkan di APBD-P 2025 ini, tapi tunjangan prestasi pegawainya baru akan dianggarkan di tahun depan," jelas Benyamin dalam keterangannya usai rapat paripurna penyampaian Nota Keuangan Raperda Perubahan APBD 2025 di Gedung DPRD Tangsel, Kamis (03/07/2025).

Baca Juga: Menteri UMKM Maman Abdurrahman Klarifikasi ke KPK: Satu Rupiah pun Tak Gunakan Uang Negara

Pemerataan Anggaran di Sejumlah Dinas

Dalam upaya menyentuh langsung kebutuhan masyarakat, Pemkot Tangsel juga menambah anggaran di sejumlah Organisasi Perangkat Daerah (OPD). 

Tambahan ini difokuskan pada program-program strategis yang menyentuh hajat hidup masyarakat luas.

"Ada penambahan anggaran yang hampir tersebar merata di Dinas SDABMBK, Dinas Pendidikan, Dinas Kesehatan, Dinas Cipta Karya dan Tata Ruang, serta program bedah rumah di Disperkimta," terang Benyamin.

Khusus untuk penanganan banjir, Dinas Sumber Daya Air, Bina Marga, dan Bina Konstruksi (SDABMBK) mendapatkan alokasi tambahan guna mempercepat proyek normalisasi saluran air dan pembangunan infrastruktur drainase. 

Baca Juga: Wah Gawat! Polisi Grebek Gudang Penampung Barang Kedaluwarsa di Serpong

Sementara program bedah rumah ditargetkan menyasar warga berpenghasilan rendah yang tinggal di hunian tak layak, sebagai bagian dari upaya pengentasan kemiskinan dan peningkatan kualitas hidup.

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: Radi Iswan

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X