Baca Juga: Pilar Saga Ichsan Optimis Tangsel Raih Predikat Kota Layak Anak Utama 2025
Benyamin menyebutkan bahwa pengelolaan aset—baik berupa tanah, bangunan, kendaraan dinas, hingga dokumen dan arsip negara—merupakan tanggung jawab fungsional ASN.
“Ini menjadi bagian dari penyegaran agar kita tidak menyalahi aturan-aturan. Semua aset harus tercatat, terkelola, dan dimanfaatkan sesuai ketentuan perundang-undangan,” tegasnya.
Pemkot Tangsel memandang pengelolaan aset yang profesional sebagai fondasi penting dalam mewujudkan transparansi dan akuntabilitas pemerintahan.
Dengan tata kelola aset yang tertib, pemerintah dapat meminimalisasi potensi kehilangan atau kerugian daerah akibat aset tidak termanfaatkan dengan optimal.
Mendorong Good Governance dan Transformasi ASN
Secara keseluruhan, pelatihan manajemen strategis ini dirancang untuk membekali ASN dengan kemampuan berpikir visioner, bekerja sistematis, serta mengedepankan prinsip good governance dalam setiap lini pekerjaan.
Harapannya, output dari pelatihan ini tidak hanya terbatas pada peningkatan kapasitas individu ASN, tetapi juga pada perbaikan sistem birokrasi secara menyeluruh.
Baca Juga: Wali Kota Tangsel Apresiasi Penanganan Cepat, Ricuh Lahan Parkir RSU Pamulang
Dengan semakin kompleksnya tantangan pembangunan daerah, aparatur sipil negara dituntut untuk tidak hanya berperan sebagai pelaksana, tetapi juga sebagai motor penggerak inovasi dan perubahan.
Melalui pelatihan ini, Pemkot Tangsel menunjukkan keseriusannya dalam menciptakan birokrasi yang modern, adaptif, dan siap menghadapi dinamika zaman. (***)
Artikel Terkait
Ujung Kasus Meikarta: Tujuh Tahun Penantian, Harapan Baru di Tangan Menteri PKP Era Prabowo
Tangsel Raih Penghargaan Berkinerja Terbaik Penerapan SPM dari Kemendagri, Bukti Komitmen Pelayanan Publik yang Optimal
IFG Dukung Job Fair 2025 Gagasan Kemnaker, Dorong Talenta Unggul Menuju Indonesia Emas 2045
Lippo Group Bayar Refund Tahap Pertama Senilai Rp3,5 Miliar kepada 13 Pembeli Meikarta
Diskon Listrik 50 Persen Kembali Digulirkan Mulai 5 Juni 2025, Sasar Pelanggan Rumah Tangga 450 VA dan 900 VA