Bahkan setiap harinya ada warga yang mengambil formulir untuk tinggal di rusunawa.
"Warga yang tinggal di rusunawa harus merupakan warga Tangsel, dengan jumlah per-KK sebanyak 5 orang, dan memiliki penghasilan dibawah UMP, setelah mereka mengisi formulir, akan ada wawancara lalu akan di proses, mereka bisa menghuni di rusunawa selama 5 tahun," jelasnya.
Kepala Disperkimta Kota Tangsel, Aries Kurniawan menyambut baik tingginya minat masyarakat terhadap Rumah Susun Sewa (Rusunawa) Situ Gintung dan Serua.
Baca Juga: Jokowi dan PSI: Menakar Dampak Elektoral Jika Presiden Turun Gunung
Ia menilai, kondisi hunian yang telah terisi hingga lebih dari 85% menunjukkan bahwa program penyediaan rumah layak huni bagi warga berpenghasilan rendah berjalan sesuai harapan.
"Pembangunan rusunawa tambahan bukan hanya memberi tempat tinggal yang aman dan nyaman bagi masyarakat, tetapi juga berkontribusi positif terhadap perekonomian daerah melalui penciptaan lapangan kerja selama proses pembangunan serta potensi pendapatan asli daerah (PAD) dari retribusi di masa mendatang," tandasnya.
Disperkimta berkomitmen menjaga standar kualitas pengelolaan rusunawa—mulai dari infrastruktur, kebersihan, ketersediaan air, hingga respons cepat atas keluhan penghuni—agar warga betul‑betul merasakan manfaat tinggal di hunian vertikal yang terjangkau.
Baca Juga: Wujudkan Kabupaten Layak Anak, Pemkab Serang Jalani Verifikasi Lapangan Hybrid dari Kemen PPPA
"Kami juga terus berkoordinasi dengan pemerintah pusat dan para pemangku kepentingan untuk merealisasikan pembangunan rusunawa baru secepatnya, sehingga semakin banyak keluarga di Tangsel yang dapat menikmati hunian layak dan mendorong peningkatan kesejahteraan kota secara keseluruhan," kata Aries menambahkan.
Sementara seorang penghuni, Mei mengungkapkan bahwa dirinya sudah lama menghuni dirumah susun.
"Kondisi rusun sangat baik sekarang, sudah tidak bocor, air bagus, sarana prasarana sudah ada, namun yang masih kurang kondisi spitenk yang sudah penuh butuh disedot serta got yang harus di bersihkan," ungkapnya.
Mei memuji pengelola rusun yang sangat tanggap jika warga rusun butuh sesuatu.
"Petugas di sini sangat tanggap kalau ada warga membutuhkan pelayanan," katanya singkat. (*)
Artikel Terkait
Pemkab Serang Siap Meriahkan Pisah Sambut Ratu Zakiyah–Najib Hamas Sebagai Bupati dan Wakil Bupati Baru
Warga Pondok Aren Tolak Pembangunan Flyover oleh PT Jaya Real Property, Pertanyakan Dampak Lingkungan dan Sosial
Permudah Mobilitas Masyarakat, Pemprov Banten Jajaki Pelayanan Transportasi Massal
Wagub Banten A Dimyati Natakusumah Sambut Kunjungan BURT DPR RI: Bahas Penguatan Program Jamkestama dan Layanan Kesehatan Rujukan
Gubernur Andra Soni Ajak Kolaborasi Wanita Tani Wujudkan Ketahanan Pangan di Banten