Baca Juga: Tragedi di Apartemen: Seorang Pria Ditemukan Tewas Diduga Bunuh Diri, Polisi Masih Selidiki Penyebab
Operasi bersih bukan hanya menjadi agenda simbolik, tetapi juga bagian dari upaya menghadirkan pasar rakyat yang layak, aman, dan nyaman untuk aktivitas jual beli.
Menurut Indri, keberhasilan menciptakan pasar yang bersih tak lepas dari peran aktif seluruh elemen, mulai dari pemerintah daerah, pengelola pasar, pedagang, hingga masyarakat pengunjung.
Oleh karena itu, DLH juga menggandeng pengelola pasar dan tokoh masyarakat untuk turut menyuarakan pentingnya kebersihan sebagai investasi sosial.
Program Berkelanjutan Menuju Tangsel Bersih 2025
Operasi bersih ini juga merupakan bagian dari program “Tangsel Bersih 2025”, yang mengusung konsep kebersihan berkelanjutan dengan pendekatan partisipatif.
Melalui pendekatan edukasi, kolaborasi, dan aksi nyata di lapangan, DLH Tangsel berharap masyarakat semakin sadar akan pentingnya menjaga lingkungan secara kolektif.
“Ini bukan pekerjaan satu-dua hari, kita akan terus lakukan secara berkala dan edukatif agar tumbuh budaya bersih di tengah masyarakat,” tutup Indri.
Dengan langkah strategis dan konsistensi dari Pemkot Tangsel, diharapkan program kebersihan ini tak hanya menjadikan Pasar Cantik sebagai contoh pasar sehat, tetapi juga membangun kesadaran kolektif warga terhadap pentingnya pengelolaan sampah yang bertanggung jawab. (***)
Artikel Terkait
Tangis Haru Iringi Pemberangkatan 393 Jemaah Haji Kloter Pertama Asal Kabupaten Serang
Prabowo Subianto Berduka Atas Wafatnya Eddie Nalapraya, Tokoh Sentral Pencak Silat Indonesia Era 1980-an
Pemkot Tangsel Siapkan Tiga Lahan Strategis untuk Perluas Program Makan Bergizi Gratis
Panen Jagung Pulut di Kabupaten Tangerang: Simbol Ketahanan Pangan dan Harapan Petani Lokal
Bupati Tangerang Peringati Hari Bumi 2025 dengan Tanam 2.000 Mangrove dan Lepas 100 Mimi di Pesisir Mauk