Lebih lanjut, Benyamin menjelaskan program beasiswa lainnya yang ditujukan bagi mahasiswa tingkat akhir yang kesulitan dalam menyelesaikan penelitian.
"Kami sudah menyiapkan bantuan untuk 1.000 mahasiswa yang membutuhkan dukungan finansial dalam penyelesaian skripsi atau tesis mereka," ungkapnya.
Di bidang kesehatan, Benyamin menekankan pentingnya konversi santunan kematian menjadi BPJS Tenaga Kerja.
"Dengan perubahan ini, nilai klaim yang dapat diterima oleh keluarga mencapai Rp42 juta," tuturnya.
Baca Juga: Kepala Sekolah SMPN 8 Tangsel Klarifikasi Data Siswa Terjangkit Cacar Air
Program-program lainnya yang diusung oleh Benyamin antara lain "Bedah Rumah" dan "Tangsel Terang", yang bertujuan untuk meningkatkan kualitas hidup warga melalui perbaikan rumah dan penyediaan sanitasi berbasis masyarakat (STBM).
Di akhir kampanye, Benyamin menyampaikan optimismenya akan dukungan masyarakat.
"Saya percaya, dengan program-program yang kami tawarkan, Tangerang Selatan akan menjadi kota yang lebih maju dan sejahtera," pungkasnya.
Dengan kampanye yang fokus pada isu-isu pendidikan, kesehatan, dan kesejahteraan sosial, Benyamin Davnie berharap dapat meraih kepercayaan warga Tangerang Selatan dalam Pilkada mendatang. (***)
Artikel Terkait
Forum Media Bahas Peran Penting Media dalam Pengawasan Pemilu Serentak 2024 di Bawaslu Tangsel
Bawaslu Tangsel Imbau KPU, Saran Perbaikan Daftar Pemilih Tetap
PWI Tangsel Ajak Media Jaga Independensi dalam Pemberitaan Pilkada 2024
12 Pengurus PWI Pusat Raih Sertifikasi Tata Kelola Risiko dan Kepatuhan, Dapatkan Gelar GRCE
Pilar Saga Ichsan Janjikan Perbaikan Fasilitas Pendidikan dan Sarana Olahraga di Babakan, Tangsel