Meski saat ini banyak usaha sejenis, namun Hj. Lina tidak pernah merasa khawatir untuk bersaing. “Untuk kuliner yang paling penting adalah soal rasa, legalitas yang baik dan kemasan yang bagus. Produk SanRah Food memiliki kualitas yang baik serta kemasan yang bagus dan praktis, sehingga disukai masyarakat,” ucap Hj. Lina.
Untuk memperluas pangsa pasar SanRah Food, Hj. Lina tidak segan untuk mengikuti kurasi dan event pameran nasional bahkan internasional. “Alhamdulillah sudah sampai ke Moscow untuk ikut pameran. Dan dalam waktu dekat ini SanRah Food sukses tampil di ajang KKB (Karya Kreasi Banten) yang diadakan oleh Bank Indonesia Provinsi Banten secara virtual. SanRah Food terpilih mewakili UKM Tangerang Selatan. Sebelumnya tahun 2019 lalu kegiatan serupa diadakan secara langsung di JCC yakni KKI (Karya Kreasi Indonesia), dan SanRah Food terpilih mewakili UKM Banten di tingkat nasional,” jelas Hj. Lina.
Dengan masuknya SanRah Food sebagai salah satu peserta KKB, yang akan di gelar dalam waktu dekat ini, Hj. Lina berharap UMKM Banten, khususnya Tangsel akan semakin dikenal masyarakat baik di tingkat nasional maupun internasional. “Semoga UKM Tangsel lainnya juga bisa masuk ke berbagai event nasional dan internasional,” ucap Ibu dari 3 putra ini memberi semangat.
"Dimana ada kemauan, di situ pasti ada jalan. Meski saat ini kita sedang mengalami pendemi Covid-19, tetapi hendaknya kita jangan patah semangat, justeru kita para UKM harus mencari celah agar usaha kita tetap bisa berjalan. Kebiasaan baru orang dalam berbelanja online selama pandemi bisa menjadi sebuah peluang, yang penting tetap ingat protokol kesehatan. Sistem cashless menjadi salah satu upaya kita para UKM untuk menghindari kontak langsung agar terhindar dari penularan virus," tutup Hj. Lina. (Ashri)