Pendekatan ini menjadi semakin relevan bagi pasar seperti Indonesia, yang memiliki karakter jalan, iklim, dan kebutuhan mobilitas yang beragam, mulai dari lalu lintas perkotaan yang padat, curah hujan tinggi, hingga kondisi jalan di luar perkotaan.
Ke depan, BYD memandang sirkuit all-terrain sebagai platform pembelajaran dan pertukaran pengetahuan teknologi, yang mendukung pengembangan kendaraan listrik yang lebih tangguh, aman, dan nyaman, sekaligus berkontribusi pada percepatan transisi menuju mobilitas yang lebih berkelanjutan di Indonesia.
(***)