Probiotik membantu dalam penguraian limbah organik dan memperbaiki kualitas air di sekitar kolam budidaya. Dengan demikian, program ini berkontribusi pada pengelolaan yang berkelanjutan dan menjaga kelestarian lingkungan perairan.
Rancang bangun inovasi "Budayakan Batik" mencakup pemilihan dan identifikasi strain probiotik yang sesuai, pengembangan formulasi probiotik, dan evaluasi efektivitas penggunaannya.
Keberlanjutan pasokan probiotik dan dampak lingkungan serta ekonomi juga menjadi perhatian dalam rancang bangun ini.
Baca Juga: Vaksinasi HPV Wajib untuk Anak Perempuan di Kota Tangerang
Bupati Kabupaten Tangerang menyatakan, "Program 'Budayakan Batik' adalah langkah maju dalam meningkatkan budidaya ikan yang bersih, aman pangan, dan ramah lingkungan.
Diharapkan program inovatif ini akan memberikan manfaat yang signifikan bagi masyarakat dan lingkungan sekitar."
Dengan "Budayakan Batik," Kabupaten Tangerang menegaskan komitmennya untuk mengembangkan budidaya ikan yang berkelanjutan dan mendukung keamanan pangan serta kelestarian lingkungan perairan. (***)
Artikel Terkait
Bupati Lebak Ajak Masyarakat Berantas Narkoba dan Penyakit Masyarakat
MTQ Ke XX Tingkat Provinsi Banten 2023 Berlangsung Meriah
736 Siswa SMP Berlaga di O2SN Kabupaten Tangerang
Google Peringatkan Dampak Negatif Rancangan Peraturan Presiden tentang Jurnalisme Berkualitas
Pemkot Tangerang Gelar Penyusunan Manajemen Risiko Tahun 2024