ASN Setwan Banten dan Mahasiswa Kumala Berdamai Soal Kasus Pemukulan

photo author
Redaksi, Bidik Tangsel
- Jumat, 7 Oktober 2022 | 20:36 WIB

"Kami juga secara pribadi dan lembaga datang kemari untuk meng-clear-kan agar kondusifitas terus terjaga, dalam menyangkal pemberitaan-pemberitaan yang kurang baik diluaran yang melebar kemana-mana yang mungkin saja banyak pihak-pihak yang mengambil keuntungan," kata Dwi.

Dwi Nopriandi Atmawijaya juga berharap dengan adanya pertemuan ini, nantinya tidak ada lagi pihak yang dapat mengambil keuntungan atas insiden yang terjadi.

" Sekali lagi saya mohon maaf atas apa yang terjadi. Mudah-mudahan ke depan kita dapat bersinergi," katanya.

Menanggapi hal tersebut, Misbahudin, Sekretaris Kumala Koordinator menyampaikan bahwa pihaknya bisa memaafkan atas tindakan pemukulan yang dilakukan oleh Dwi Nopriandi Atmawijaya.

"Secara keorganisasian atau pun kelembagaan, kami dari pengurus Kumala Koordinator sudah bisa memaafkan, akan tetapi dengan syarat catatan tertentu yang tertuang dalam berita acara perdamaian yang ditandatangani kedua belah pihak lembaga maupun pelaku dan korban," kata Misbah.

Dijelaskan Misbahudin, bahwa pihaknya akan terus mengawal kebijakan pemerintah Provinsi Banten, untuk terciptanya kesejahteraan yang dicita-citakan.

"Bahkan dengan adanya tindakan tersebut, kami tidak akan surut terhadap pengawalan isu-isu di tubuh Provinsi Banten. Karena kami merasa belum puas apa yang sudah kita kaji terkait evaluasi HUT Banten ke-22 belum tersampaikan dan belum sepenuhnya mereka dengar oleh pemangku kebijakan di Provinsi Banten," katanya. ***

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Editor: Redaksi

Tags

Rekomendasi

Terkini

X