Selain atap yang bocor, Rosmalia melanjutkan, lantai rumahnya yang masih dibalut dengan pluran semen, dan dinding rumah tidak di plester.
"Alhamdulillah. Sekarang rumah saya sudah tidak bocor lagi, nggak capek-capek tampung air hujan pakai ember. terus genteng saya yang pecah diganti dengan asbes, terima kasih pak lurah," katanya sambil meneteskan air mata bahagia.
"Awalnya lantai rumah saya tanah, sekarang sudah dipasang keramik. Alhamdulillah. Pemerintah sangat perhatian sama rakyatnya. Mudah- mudahan tambah sukses lagi, dan yang rumah bocor dan kumuh kaya saya bisa segera di benahi oleh Pemerintah Kota Tangerang," ungkapnya.
Sekadar informasi, tahun ini, Pemerintah Kota Tangerang sendiri menganggarkan untuk program bedah rumah dan pembuatan sanitasi masuk ke dalam Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) tahun 2019-2023.
(GaL*)