Dikatakan, LINE Project nantinya menghasilkan etyline (EL) , propylene (PL) , Polipropilena (PP), asam monokloroasetat (MCA), dan propylene glycol (PG). Sebanyak 50% hasil produksi untuk memenuhi industri dalam negeri atau subsitusi impor, sedangkan yang 50% untuk diekspor.
Baca Juga: Walikota Tangerang Bahas SDM Bidang Kesehatan Di Raker Kesehatan Daerah Provinsi Banten
Sementara Presiden Direktur PT Lotte Chemical Indonesia Yim Dong Hee Presdir mengucapkan terima kasih atas kunjungan Menteri Bahlil Lahadalia, Pj Gubernur Banten Al Muktabar bersama Forkopimda Provinsi Banten serta Walikota Cilegon Helldy Agustian untuk melihat perkembangan konstruksi pengembangan produksi PT Lotte Chemical Indonesia.
Seperti dijelaskan Direktur PT Lotte Indonesia Chemical Calvin Wiryapranata proses konstruksi saat ini dilakukan pada pembangunan dermaga yang panjangnya sekitar 1 km, pembangunan tanki LPG, tanki bahan baku naftan, pabrik craker, gudang, gedung kantor, fasilitas IPAL air, serta fasilitas produksi lainnya
Dipaparkan, mulai dari pembelian tanah hingga saat ini, total investasi yang masuk sudah mencapai Rp 24 triliun. Dalam proses konstruksi, tenaga kerja yang terserap mencapai 7.800 orang.
Dengan jumlah tenaga kerja lokal mencapai 95% atau 6,706 orang.
Baca Juga: Pj Gubernur Al Muktabar Paparkan Ketahanan Provinsi Banten Ke Lemhanas
Masih menurut Calvin, penyelesaian mekanis ditargetkan selesai pada semester I 2025 untuk selanjutnya pada semester II 2025 sudah mulai operasi komersial.
Turut hadir: Kepala Kejaksaan Tinggi Provinsi Banten Didik Farkhan Alisyahdi, Direktur Tindak Pidana Tertentu Bareskrim Polri Brigjen Pipit Rismanto dari Tim Satgas Kawal Investasi, Kepala Dinas DPMPTSP Provinsi Banten Virgojanti, serta tamu undangan lainnya. (***)