PANDEGLANG – PT Asuransi Jasa Indonesia (Persero) atau Asuransi Jasindo memperluas program Pemberdayaan Ekonomi Kerakyatan untuk Indonesia (PEKEN) Jasindo ke Provinsi Banten dengan melibatkan sekitar 3.000 warga dalam kegiatan yang dipusatkan di Alun-alun Pandeglang, Sabtu (25/7/2026).
Mengusung tema "Ngajaga Budaya, Raharja Balarea", program ini menjadi bagian dari komitmen perusahaan dalam memperkuat ekonomi kerakyatan melalui pengembangan usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM), pelestarian budaya lokal, serta peningkatan akses masyarakat terhadap edukasi dan layanan publik.
Baca Juga: Provider Cepat Putus Internet Saat Tagihan Telat, Kompensasi Gangguan Dinilai Masih Lemah
Direktur Operasional Asuransi Jasindo, Ocke Kurniandi, mengatakan PEKEN Jasindo dirancang sebagai wadah kolaborasi antara perusahaan, pemerintah daerah, komunitas, institusi pendidikan, dan pelaku usaha untuk membangun ekosistem ekonomi berbasis potensi daerah.
Menurutnya, pelestarian budaya tidak hanya menjaga identitas lokal, tetapi juga dapat menjadi penggerak pertumbuhan ekonomi apabila dikembangkan menjadi produk bernilai tambah yang memiliki daya saing.
"PEKEN Jasindo menjadi ruang bagi pelaku UMKM dan ekonomi kreatif untuk mengembangkan warisan budaya menjadi produk yang bernilai ekonomi sekaligus memperkuat identitas daerah," ujar Ocke.
Ia menjelaskan, program tersebut dibangun di atas empat pilar utama, yakni economic empowerment untuk mendorong penguatan UMKM, social inclusion guna membuka kesempatan yang setara bagi masyarakat, cultural preservation sebagai upaya menjaga budaya daerah, serta community wellbeing yang berfokus pada peningkatan kualitas hidup melalui edukasi dan layanan kesehatan.
Keempat pilar tersebut, lanjut Ocke, selaras dengan upaya memperkuat ekonomi kerakyatan, mendorong kewirausahaan, mengembangkan potensi daerah, dan menciptakan pembangunan yang inklusif serta berkelanjutan.
Dalam pelaksanaannya, PEKEN Jasindo menghadirkan berbagai program pemberdayaan, mulai dari bazar produk lokal, promosi ekonomi kreatif, business matching, hingga pendampingan usaha bagi pelaku UMKM.
Peserta juga memperoleh pelatihan digital marketing, branding, pengembangan kemasan produk, literasi keuangan, literasi asuransi, manajemen risiko, pendampingan legalitas usaha, serta fasilitasi pengurusan Nomor Induk Berusaha (NIB) dan sertifikasi halal.
Sementara itu, Sekretaris Perusahaan Asuransi Jasindo, Brellian Gema, berharap penyelenggaraan PEKEN Jasindo di Pandeglang mampu membuka peluang pasar yang lebih luas sekaligus meningkatkan daya saing UMKM lokal.
Menurutnya, kolaborasi yang dibangun melalui program tersebut diharapkan dapat membantu pelaku usaha memperluas jaringan bisnis, meningkatkan kompetensi, serta memperoleh akses terhadap berbagai layanan yang mendukung pertumbuhan usaha secara berkelanjutan.