“Langkah administratif kami lakukan agar kegiatan belajar dapat kembali berjalan normal,” jelasnya.
Lebih lanjut, Gubernur Andra Soni menegaskan pentingnya dukungan seluruh elemen sekolah dalam memulihkan suasana belajar yang kondusif.
Ia berharap seluruh guru dan siswa dapat menjadikan kejadian ini sebagai momentum memperkuat semangat kebersamaan dan saling menghormati.
“Ini harus kita pulihkan kembali, dan harus didukung oleh semua guru dan semua murid. Harus didukung bahwa kita ingin belajar dengan baik,” pungkasnya.
Melalui mediasi ini, Pemerintah Provinsi Banten menegaskan komitmennya dalam menciptakan ekosistem pendidikan yang berkarakter, harmonis, dan berlandaskan nilai-nilai kemanusiaan.
Insiden di SMAN 1 Cimarga diharapkan menjadi pelajaran berharga agar seluruh pihak di dunia pendidikan semakin mengedepankan pendekatan dialogis dan pembinaan moral dalam menghadapi pelanggaran siswa.
(***)