Baca Juga: Air Kali Rawa Buntu Serpong Mendadak Memerah, DLH Tangsel Ambil Sampel untuk Uji Laboratorium
Junaidi mempertanyakan: “Dengan volume sampah ribuan ton per hari, bagaimana mungkin retribusi tercatat hanya angka puluhan milyar? Apakah ada kebocoran, pungli, atau pembukuan manipulatif?” katanya.
Ia mendesak agar audit independen terhadap retribusi persampahan segera dilakukan dan laporan keuangan DLH transparan guna menghindari konflik kepentingan.
Langkah Hukum & Tuntutan
Junaidi menyatakan telah menyerahkan laporan resmi kepada Direktorat Jenderal Penegakan Hukum (Gakkum) KLH dan langsung ke Menteri LH, meminta tindak lanjut persoalan TPA Jatiwaringin, dan terkait selisih dana BBM, dan retribusi sampah kami meminta aparat penegak hukum agar bertindak tegas.
Baca Juga: Di Tengah Guyuran Hujan, Gubernur Banten Andra Soni Beri Pesan Menyentuh ke Peserta Kemah Kebangsaan
“Kasus ini bukan sekadar masalah lingkungan, tetapi soal kejujuran finansial pemerintah daerah,” tegasnya.
Hingga berita ini ditulis, Kepala DLH Kabupaten Tangerang maupun Kepala UPTD TPA belum merespons permintaan klarifikasi media.
(***)